Luber Stater, Persaingan Antar Pembalap, Warnai Kejurnas Drag Race Putaran III VSC Drag Race Challenge 2021…

persaingannya ketat dan luber stater

stangstir.com-Luar biasa, 616 stater mengisi gelaran kebut lurus Kejurnas Drag Race Putaran III VSC Drag Race Challenge 2021 yang digelar pada sirkuit Lanud Gading Wonosati Minggu (13/11) yang akhirnya baru rampung malam hari, menyisakan supporting clas yang urung digelar.

Sebuah bukti  kangennya insan balap kebut lurus mobil pada even kompetisi selevel kejurnas di masa pendemi yang melandai.  Maklum akibat lama terimbas pandemi, banyak event otomotif yang terhenti. Bilapun terselenggara, prokesnya pun ketat. Ini juga diamini oleh Najib M saleh, pimpinan VSC selaku penylenggara.

siang sampe malam

“Selain dari Jakarta, atau Jawa pada umumnya, ada juga peserta yang datang dari luar Jawa seperti Sumatra Barat, Sulawesi tengah, Gorontalo. Saya berharap keadaan main membaik dan makin banyak event bisa tergelar. Mereka ini merindukan event dan berharap dukungan instansi terkait supaya event bisa tergelar,:” komentar Najib sapaannya.

Terkait supporting class yang belum tergelar, Najib pun tak menampik. Namun karena perijinan dan hal lain, membuat balap harus selesai jam 20.00 malam. “Iya nih, namun kelas kejurnas dan lainnya kan selesai,” tukas Najib lagi.

Singkatnya, berdasar data yang ada, ada 25 kelas yang berhasil tergelar dan nampak persaingan makin seru di beberapa kelas.  Pun di lintasan sirkuit , beberapa kali terlihat kedigdayaan mesin diesel yang terpendam di mobil suv seperti Fortuner, atau mobil keluarga macam Innova sanggup melesat kencang, bersaing dengan mobil seperti Yaris atau pun Genio. Walaupun menibggal kan , asap pekat hitam selepas  start mobil  diesel tersebut. Mantap tenan…

Sebut aja di kelas braket 9 detik Kejurnas. kelas itu dikuasai mobil bermesin diesel. Posisi 1 di oleh Liliek P, Usaha kita, dari Jateng dengan Innova. hasil result,  waktunya 09.025. Ah gak Cuma itu. Kelas braket 9.5 detik dan braket 10.5 detik pun dikuasai oleh Fortuner. (Lihat result).

monita, kebanteren,…

Yang jelas kelas braket memang selalu menarik. Bisa jadi karena mobil apapun berkompetisi di situ. Pastinya butuh strategi jitu buat rampungkan hasil time bagus tanpa kendala.. Terlalu kencang gas pol malah brake out. Monita Permata Wijaya, ratu dragbike yang belakangan berkiprah di drag race, mengakui hal tersebut.

“Ikut 7 kelas, brake out 6 kelas nih. Akibat Kebanteren (kekencengan,red),” komentar Monita sambil senyum.  Namun jangan salah, Monita (team HPRT),  masih nembus podium 3 kelas bracket 9.5 detik.

di hasil akhir, nama M wasrik, SwisGold Sar Speed, menjadi juara Umum, diikuti H.Tatank Wisanggeni Sar Speed posisi ke dua dan Ir Pro Alpino El Garage juara 3. -admin-

result