Ini Komentar Dari Latber Sprint Rally Taken Guru Dan Rencana Ke Depannya…

ada lanjutan latber kedepannya, mungkah buat kejurnas sprint rally?

stangstir.com- Kibaran bendera start, celotehan mc, kepulan debu lintasan ditambah keriuhan serta suasana guyub, akrab namun tak meinggalkan aura kompetisi terlihat pada latihan bersama sprint rally “Taken Guru’ yang digeber pada sirkuit Tambakrejo Baru, Minggu (10/10) lalu . Singkatnya kerinduan akan sebuah event sprint rally, sekaligus bejek gas ngebut d lintasan sirkuit Tambakrejo, tergambarkan.

aura event macam event beneran..gas pol…

Yah mirip lah sebuah event sprint rally,lha wong  auranya mirip-mirip  kejurnas gitu hehehe. Pasalnya. Peserta latber tampak tanggung.. Hadir dari beberapa kota, dan  ada yang datang dengan mentowing unit mobil rallynya..

Bahkan, sosok pembalap perally legendaris Hery Agung pun hadir, ada pula Alex Ayal yang kita kenal sebagai navigator perally nasional Roy Nirwan, dan beberapa lagi lainnya. Seru deh.

gambir dirga stie mitra indonesia (kiri) Hery Agung (kanan)_ pembalap legendaris, hadir mensupport, latber enggak sia-sia

Alhasil sekitar 40-an mobil beserta driver and navigator, hadir pada latber yang disupport  oleh STIE Mitra Indonesia, Mitra Desa Indonesia dan Karangtaruna Tambakrejo Sleman.

Diantaranya yang hadir (full team), seperti Protect sport yang belum lama kampiun di kejurnas Time Rally di Bandung. Kali ini mereka mencoba ikut berpartisipasi dalam sprint rally, dan banyak lagi dah…

protect sport, full team, ikut berpartisipasi di latber taken guru

Intinya lagi, mereka menyambut baik adanya legiatan latber Taken Guru tersebut bahkan ada yang bilang bahwa kegiatan ini bisa dibilang langkah bagus, untuk  menyongsong atau bersiap menghadapi agenda kejurnas spint rally. Jadi enggak sia-sia hadir dan ikut latber ini. Walau kendala seperti mobil trobel, di lintasan , dialami oleh beberapa peserta yang saat itu ikut latber.

“Kalau menurut saya hadir di latber ini enggak sia-sia. Ini kan bisa dibilang pemanasan untuk kejurnas. Pasalnya setelah ini akan berturut-turut gelaran kejurnas sprint rally. Salah satunya driver biar enggak kaku tangannya,  maklum lama enggak ada balap. Juga bisa jadi ajang uji coba mobil,” yakin Hery Agung sembari kasih info terkait agenda kejurnas time rally. Yakni putaran 2  yang akan digelar pada 22 Oktober  di Tanjung Lesung..

jauh-jauh dari kalimntan, andi DKJ Perkasa Sarspeed, rindu balap

“Dengan adanya latber ini kita jadi tau terkait kendala di mobil. Dan akan  dievaluasi atau diperbaiki terkait mobilnya. Intinya kami akan selalu ikut meramaikan kegiatan latber sprint rally di Jogja,” bilang Gustapriya, owner Protectsport Jogja.

Alex Ayal, navigator nasional, yang konon membantu dalam pembenahan sirkuit Tambakreko baru, kasih komentar. Bahwa sirkuit ini lumayan  ideal buat latihan bersama. Lalu apa mungkin buat gelar hajatan sekelas kejurnas sprint rally?.

bumbu debu pasti ada, akibat kontur tanah yang variasi…

“Kontur tanah Tambakrejo variasi banget.  Ada pasir, tanah padat, over all itu bagus. Nah kalau buat kejurnas cuma kurang panjang, Kan minimal harus 2.5 km. Kecuali kalau nanti 1 ss itu 2 putaran, itu bisa aja. Cuma nanti kendala di waktu, apalagi kalau pesertanya banyak, nanti repot antrinya. Intinya perlu dibenahi lagi soal panjangnya, “ bilang Alex yang mengaku sejak 2016 lalu sudah vakum balap sprint.

Walau hanya latber, hajatan ini konon akan berkelanjutan. Ini diyakini oleh Agus Ambaryanto selaku penggagas latber Taken Guru.

akan ada latber lagi di desember 2021, dan 2 seri lanjutan jogja sprint rally, di 2022 dan kemungkinnan pembenahan panjang sirkuit biar bisa buat kejurnas

“Kami berharap adanya latber ini penggiat otomotif di Jogja dan sekitarnya akan giat lagi. Untuk lanjutan latbernya, kemungkinan Desember 2021 ada lagi. Dan untuk lanjutan seri 2 dan 3 event kami, akan diselenggarakan di bulan Maret dan Juli 2022. Sirkuit ini  akan diperpanjang jadi 2.5 km jadi ada kemungkinan bisa digelar  kejurnas di sini,” tutup Gambir Dirga, sapaan Agus Ambaryanto. -admin