Kalau Innova Dipaksa Jadi 4×4, Wah Seperti Apa Ya.?

tertutup selubung, bikin penasaran, tungguin jadinya...

solo(ss) – Memodifikasi Toyota Kijang maupun Isuzu Panther  pick up menjadi 4×4 sudah pernah diselesaikan dengan baik oleh Bengkel 1000 Pohon.  stangstir.com pernah meliput karyanya tersebut. Bahkan untuk Toyota Kijang Pick Up malah menjadi sakti dan berfungsi sesuai keinginan ownernya, Yunus Setiawan . Yakni sebagai sarana angkut sawit di pedalaman hutan Kalimantan Barat. Soal ketangguhan Kijang ini, bersaing dengan d-cab keluaran  terbaru.

Isuzu Panther pun juga begitu, pick up diesel itu dimiliki warga Berau Kalimantan Timur, juga akhirnya berhasil tampil sakti. Ini berkat racikan Bengkel 1000 Pohon yang berlokasi di Glugo jl. Karangnongko Jogjakarta, Buat tahu bengkel itu digawangi oleh Rajendra Haryo Tejo atau Dido yang memang ahli dalam oprek-oprek seperti itu.

tau kan ini gardan punya apa?

Nah setelah sukses membuat mobil kategori pickup jadi begitu, kali ini ada unit masuk lagi. Terbungkus selimut. hehehe, kayak kedinginan ya. Unit yang misterius itu ternyata adalah Kijang Innova lansiran awal berbahan bakar bensin bertransmisi matic.

“Mobil ini milik dokter juga dari bumi Kalimantan. Kebetulan anaknya di Jogjakarta. Beliau datang ke saya untuk membuat Innovanya ini menjadi 4×4, Ini kerjaan saya yang pertama dengan unit Innova, yang lalu pick up semua,” buka Dido yakin.

Dido melanjutkan, sang dokter katanya pehobi otomotif, seorang penggemar 4×4 juga. Rencana Innova ini mau dibuat blusukan ringan aja. Tau sendiri Kalimantan kan gudangnya lokasi blusukan buat mobil gardan ganda.

penasaran nunggu jadinya dan nyoba…

Dido pun enggak tanggung. Terkait pilihan gardan yang akan diaplikasi ke kaki-kaki Innova. Pasalnya Dido memilih menerapkan gardan Toyota Land Cruiser VX80. Dimana gardan ini terkenal kuat, lebar dan tak sulit dicari. Namun memang banderolnya lumayan tinggi. Kabarnya lagi sampai belum kepikir, mau pakai ukuran velg dan ban berapa.  Yang pasti ban dan pelek yang diaplikasi nantinya minimal R16. Tapi kebayang bila jadi Innova ini akan tampil kekar dan lebar. Lha gardan VX kan lebar bos.Apalagi bila dipasang di Innova.

Yang jelas secara bentuk unit Innova ternyata mempunyai pengaruh juga bila bagian kolongnya ditanam gardan ganda copoptan VX80. Beda dengn Kijang maupun Panther pick up yang nota bene cenderung berbodi kotak. Singkat cerita aplikasinya jelas membutuhkan beberapa trik. Dido ngebuka dikit nih.

ulir per bawaan Innova , tar diisi lingkar roda gede nih, wah sangar…

“Ruang kolong nya dengan Kijang Pick atau Panther tak lega, lalu bentuk bodinya itu kan beda banget. Saya perlu merubah beberapa sisi supaya mobil ini nantinya tak tinggi-tinggi banget. Satu contoh misalnya di bagian depannya itu, cross membernya saya modif maksimal supaya hasil akhir mobil tak jangkung banget,”   jelas Dido terkait tantangannya.

Lainnya, beberapa komponen masih memanfaatkan bawaan mobil.. Diantaranya ulir per pakai bawaan Innova,. Karena matic, girbox tambahannya tak difungsikan maksimal namun dmatikan asumsinya mobil ini nantinya tak digunakan buat mainan ekstrem. Terus sistem stir. Bawaannya kan rack pinion diganti VX yang menggunakan worm gear . Karena kontruksinya yang beda itu. Perlu ditambahkan pembalik arah supaya stir bisa berfungsi sesuai semestinya. Racikan ini kata Dido biasa di dunia offroad. Nah ini cocok diterapkan di Innova yang dibuat gardan ganda.

“Satu yang rada mengganjal buat saya, adalah saya perlu modifikasi lantai depan karena adanya tongkat tuas penggerak 4×4 yakni tongkat transfercase dan high low nya. Padahal kondisi mobilnya mulus banget.   Nanti akan saya usahakan dibuat rapi biar gak terlalu banyak lobang lantainya,” jujur Dido.

Ya gitu deh. Jujur belum kebayang seperti apa. Maka tungguin aja lanjutannya  artikel ini yo… -admin-