Garasi 164 Semarang, Sukses Restorasi Suzuki Jimny LJ20…

stangstir.com-Restorasi sebuah Suzuki Jimny tipe LJ20 kelahiran 1974 sukses dikerjakan oleh Garasi 164 Semarang. Bengkel yang digawangi oleh Jarot dan rekan-rekannya itu kabarnya menyelesaikan 1 unit Suzuki Jimny langka LJ20.  

“Ini baru satu unit. Masih ada unit lainnya yang sama-sama langkanya,” buka Jarot pada stangstir.com, sembari kasih info bahwa unit Jimny LJ20 itu milik konsumennya, namanya Wawan.

Konon dia masih memiliki beberapa unit lagi yang sedang menunggu untuk direstorasi. Diantaranya nih LJ10. 2 unit, LJ. 20 1 unit, LJ 50  4 unit. “Total 7 unit. Unit itu  di dapat  dari Makassar, Tegal .Jogjakarta,Surabaya, dan Malang,” bilang Jarot lagi. Buat tau koleksi  Wawan merupakan gen awal Jimny yang langka keberadaannya..  

stir kiri

Jarot meneruskan proses restorasinya konon juga sudah terjadwal apik.  “Garap yang ini  LJ 20 soft top (kanvas) dulu, terus LJ 50, LJ 10, LJ 50 hardtop, dan seterusnya. Bahkan akan restorasi Sj30  bermesin 2 tak juga,” urainya.

Singkatnya sih, Garasi 164 memang biasa garap mobil atau jip langka begini, juga motor. Yup motor roda dua, yang hasilnya seperti keluar dari diler. Beberapa karya hasil modifnya  sudah pernah stangstir.com upload…

posisi ban serep belakang jok driver

Yuk balik ke LJ20 nya lagi. Yang jelas detil Jimny LJ20 milik Wawan yang langka itu terlihat jelas.  Satu ciri paling  kentara, palang gril nya dari horizontal menjadi vertikal untuk LJ20. Lihat tuh stirnya di kiri. Jadi inget Willys Jeep ya. Tapi ini Jimny bos. Dan aslinya begitu. Amati pula joknya hanya ada 3 tuh. Jok driver yang bentuknya ada sandaran kepala. Lalu jok penumpang di kanan dan 1 lagi di buritan, kabin belakang yang bisa dilipat hanya 1. Oya ban serep  (terpasang R16 dengan ban ukuran 6.00-16) tampak menyembul dan terletak dibelakang driver.

jok depan kiri kanan beda bentuknya

Dari hasil searching, penempatan ban serep begitu adalah Versi khusus. Dengan ban cadangan dipasang di belakang kursi penumpang memungkinkan dua kursi belakang kecil, saling berhadapan.

emblem komplit

 Tampak pernik detil seperti emblem dan lainnya, ada dan terpasang sesuai tempatnya.  

mesin sementara pakai ini

Saat kap mesin dibuka, mesin two stroke  550 cc radiator yang sudah ter-rebuilt sempurna, terpasang rapi.  Jarot mengakui itu bukan mesin bawaannya. Mesin aslinya, katanya two stroke 360 cc radiator. “Mesin orinya ada namun masih nunggu keberadaan sparepartnya. Jadi masih nunggu sparepart dari Jepang. Sementara pasang itu dulu. Nanti kalau udah jadi ya kita pasang mesin aslinya,” kilahnya yakin.

Total untuk restorasi ini Garasi 164 membutuhkan waktu sekitar 6 bulan.  mantap ya…..-admin/dok

masih ada yang lainnya, yang sama langkanya