Ini, Sederet kegiatan Yang Dilakukan X-MOC Yogyakarta Saat Ultah Ke 3…

ultah ke 3 xmoc yogyakarta, banyak kegiatannya..

stangstir.com- Minggu (28/3) lalu,  Hotel Griya Persada Kaliurang,  tampak diserbu puluhan Mitsubishi Xpander. Hem ada apa ya?. Eits tenang om, enggak ada apa-apa kog. Hanya ada sebuah keriaan yang bersahabat dan dikemas dengan prokes kesehatan yang ketat. Yup beneran, Ini karena digelar masih di saat pandemi covid-19.

Keriaan yang dimaksud, karena adanya pengguna Mitsubishi Xpander dari Yogyakarta yakni X-MOC Yogyakarta, yang kumpul seru merayakan ulang tahunnya yang ke 3. Ah tak hanya keriaan ulang tahun ya, mereka juga geber beberapa acara yang memang merupakan agenda mereka.

Sedikit melirik kebelakang, X-MOC Yogyakarta dibentuk pada 25 Maret, 3 tahun silam. Membernya saat ini sekitar  140-an yang tersebar di seantero DIY. Bahkan sekitar 40% membernya juga ada yang berada di luar Yogyakarta…

Oya, di Minggu (28/3)  tersebut dihadiri sekitar 60 member atau 60 Xpander. Terkait dipilihnya lokasi hotel tersebut karena lokasinya tak jauh, alias  dekat dengan panti asuhan yang akan disambangi.

Hem, memangnya ada kegiatan lain selain merayakan ulang tahun?  Wah banyak..

“Kami gelar rapat kerja daerah juga bakti sosial. Dimana kegiatan itu merupakan  salahasatu misi kami yakni kegiatan sosial yang bermanfaat. Yang ditujukan ke panti asuhan Pesantren Asy-Syafi’iyah di kecamatan Turi,” bilang Lis Prasetyo komandan X-MOC Yogyakarta saat dihubungi stangstir.com.

Ssst, donasi yang terkumpul lumayan gede lho. Jumlahnya Rp 25 juta an. Nah donasi itu kabarnya digunakan untuk mensupport pengembangan panti. Diantaranya untuk pemasangan pagar,  membantu proses pembuatan  sumur sedalam 100 m yang sedang proses, termasuk memasang torn air.sebagai sarana penampungannya. Selain itu ada pula sumbangan berupa sembako, peralatan buat anak panti, pun peralatan ibadah.

Kelar hal itu, kegiatan touring pun ikut digeber. Tujuannya cukup ke candi Plaosan, yang diikuti sekitar 48 mobil. Kegiatan touring ini tak sekedar sambangi candi. Namun juga menunjukan bahwa mereka bisa tertib lalu lintas  di jalan.ketika berombongan.  .  

“Kami  tanpa pengawalan, dan tidak melanggar rambu lalin. Prinsipnya ketika konvoi, kami menunjukan bahwa kami bukan konvoi prioritas. Jadi misalkan ada pengguna jalan mau nyalip, ya silahkan saja, “ tutup Lis Prasetyo lagi.

Nah mantep …….. -adminss/dokxmocjogja-