New Normal VSC Drag Race 2021, Luber Stater, Tapi….

luber stater ni

stangstir.com-Berdasar informasi sebanyak 472 stater mengisi hajatan akbar kebut lurus New Normal VSC Drag Race 2021 yang usung tagline Prestigious Battle Against Covid-19 yang digeber pada sirkuit Lanud Gading,  Minggu (28/3) lalu.

Pantauan  stangstir.com dilokasi, ajang kebut lurus mobil ini sebagai sarana kerinduan para pelaku kebut lurus 201m akan adanya gelaran drag race yang lama vakum akibat adanya pandemi covid-19 yang sudah setahun silam.Bisa disebut ini event pertama di Jogjakarta setelah pandemi.

prokes dijalankan ni

“Ya ini kan merupakan permintaan dari pelaku drag race akan adanya event setelah pandemi. Animo peserta sangat tinggi. Namun karena dilakukan di masa pandemi maka diselenggarakan dengan protokol kesehatan. Yang ikut harus membawa surat keterangan tes covid. Yang enggak ada, diadakan tes GeNose sebelum masuk ke sirkuit,” bilang Najib M Saleh, penyelenggara dari VSC,

Oya, dari data yang ada, ada 19 kelas yang dibuka. Peserta pun datang dari berbagai penjuru angin. Wuih…Maksudnya enggak cuma dari Jawa aja. Ada juga yang luar Jawa. Makin seru beberapa pembalap drag race ngetop terlihat diantara peserta.

Diantaranya Tatank, yang kita tau tergabung dalam team Sar Speed Kartosuro. Kali ini namanya laku banget. Dia nongol di podium beberapa kelas. Diantaranya All Cars Max 4 cyl s/d 2500 modified, Pro N.A, FFA kail podium 1. Sedangkan di kelas All Cars s/d1700cc modified podium 3, All stok >.2010 1400cc std serta kelas Sedan  th bebas s/d 1600cc podium 5, Wow banget to. Hehehe…

“Eventnya VSC ini yang paling sukses. Peserta terbanyak. Mngkin karena sudah lama gak ada even selama pandemi, “ begitu analisa Tatank saat dimintai komentarnya.

peserta coba hasilkan time apik…

Namun demikian  karena event dimulai di masa pandemi. Dan ada keharusan tes anti covid-19. Dalam hal ini dengan GeNose, ternyata ada imbasnya. Jalannya even rada molor (infonya sih dimulai sekitar jam 11-an) dengan jumlah stater yang banyak begitu, imbasnya. Heat 2 tak jadi digeber.  Dan even harus di close.  Lha wong lebih dari jam 18.00 wib.

“Tes Genose itu antri nya panjang. Saya sekitar jam 9 nan baru tes. Dibelakang saat itu antrinya udah panjang,” bilang Wancik, seorang pembalap  asal Jogjakarta yang gas pol di kelas bracket 10.5 detik dan 11 detik. Dia juga heran kenapa untuk tes GeNose itu tak dimulai Sabtu (27/3) sebelum lomba, misalnya.

akan evaluasi..najib m saleh VSC

“Seharusnya kemaren sblm acara bisa disosialisasikan terlebih dahulu, Jadi peserta bisa menyiapkan rapid tes mandiri. Sehingga tidak  antri seperti kemaren,: lanjut tatank lagi.

Terkait itu Najib M Saleh, penyelenggara tak menampik hal tersebut. “Kalau masih ada kekurangan akan dievaluasi. Yang jelas semua peserta sudah sadar akan adanya prokes di even begini,” tutup pak Najib sapaan akrabnya. -adminss-

hasil lomba…

foto lain