Ioniq Electric, Di Solo Indennya Ada 8 Unit-an…

ioniq...

stangstir.com-Berdasar informasi, Hyunday Ionic Electric dikenalkan ke publik Solo dan sekitarnya pada akhir tahun 2020 lalu.  Ini dikatakan oleh Sakiman dari Hyunday Solo Baru saat sei tet drive Hyunday Ioniq ketika dijumpai stangstir.com pada Rabu (24/2).

“Pada September 2020 sudah ada di Jakarta. Masuk Solo di Desember 2020. Nah per Desember itu inden mulai. Untuk Solo saat ini sudah inden 8 unit untuk Ioniq dan 10 unit untuk Kona,” bilang Sakiman, Sales Marketing Hyunday Solo baru.

enggak ada suara, eh gak ada knalpotnya…

Menurutnya teknologi ramah lingkungan yang diusung Ioniq dan Kona, yang merupakan mobil listrik keluaran Hyunday menggugah pasar Solo.  Maksudnya keingintahuan akan  teknologi mobil listrik itu, tergambarkan. Apalagi memang segmennya yang disasar itu berbeda.

“Ini kan mobil masa depan. Segmennya lebih kepada calon konsumen yang sudah memiliki mobil. Jadi lebh sebagai mobil ke 3 atau ke 4,” lanjut Sakiman, yang kasih info bahwa target 3 unit sebulan bahkan mungkin lebih, optimis diraih terkait jualan Ioniq dan Kona Electric.

Bila diamati tampilannya tampak modern, tapi simpel. Grill depannya (front grille) yang sedemikian rupa (tanpa kisi-kisi) makin menyiratkan sisi detail modernitas unit mobil listrik. Belum lagi led head lamp dan rear lamp nya. Wah makin menguatkan identitas, ini lo mobil masa depan. Begitu ya.

kesan mobil listrik kuat banget karena grill

Saat berpindah lokasi dari ruang showroom ke halaman  luar gedung Hyunday Solo Baru, yang terdengar hanya gesekan ban ke permukaan ubin. Karena mobil bermanufer mundur dan berbelok, ketika bergerak keluar gedung.

stangstir.com yang merasakan langsung duduk dibelakang kemudi dan mencoba test drive (walau enggak jauh ya) ngerasain sensasinya. Yang pasti enggak ada tuh suara gemuruh mesin apalagi raungan knalpot, apalagi kepulan asapnya. Wah ora ono. alias enggak ada.

Di dalam kabinnya ya makin senyap. Hanya suara omongan kita aja saat ngobrol yang terdengar jelas. Pun pengoperasian pemindahan transmisi lebih mudah banget. Sistem shift by wire ditanam. Cuman pake jari tangan aja, pencet-pencet mobil udah jalan sambil kaki injek gas. Ga perlu tuh oper tuas transmisi. Jadi ya nyaman.  Mau kencang tinggal pencet tombol  sport. Ngacir dah…

Oh ya Ngomong-ngomong ngecasnya gimana. “Di Hyunday ada, Mall Paragon, juga rest area Sragen, Masaran.. Range dari 0 sampe 100% biaya sekitar Rp 60 ribuan aja. Karena per kwh Rp 1500-an. Ini kapasitas batereinya 38,3 kwh kan tinggal dikalikan aja. Bila batereinya full kapasitas, bisa menempuh sekitar 300 km. Perawatan justru hampr zero. Kan enggak ada oli dan lainnya. Oli hanya di motornya. Itupun cuma 1 liter,” papar nya lagi.

Soal garansi, ada tuh. Diantaranya 5 tahun free maintenance dan 8 tahun untuk baterei nya. Ingin tau Detilnya mending mampir showroom cobain dah.

Untuk harganya  pantau di dealer langsung dah…-adminss-