Kondang Olah Jip 4×4, Seribu Pohon Dapat Order Garap Mini Moke 4×4, Jadinya Gimana?…

jadinya seperti apa....wait ya....

stangstir.com-DI kalangan pemain 4×4, nama Seribu Pohon yang bedara di Bantul Jogjakarta sudah dikenal sebagai bengkel kaki-kaki spesialis 4×4. Namun ternyata nama Seribu Pohon  memang punya cerita panjang dalam perjalanannya.

Buat tau aja, Seribu Pohon yang digawangi Rajendra Haryo Tejo atau akrab disapa Dido, ternyata pemain lama dalam mengolah mobil antik. Yup betul. Kabarnya nih, sebelum fokus garap jip beserta kroninya, Dido mengaku merintis dari menggarap mobil jadul macam Impala, Chevy dan lainnya. Maka ketika adanya order yang mampir ke bengkel. Yakni untuk membangun unit Mini Moke, jelas tak ditampik. .

Yang asik nih, unit itu tampak prosesnya dari nol. Maksudnya saat datang hanya tersedia bodi dan sudah kropos. Melalui kesepakatan antara Dido dengan pemiliknya, proyek itu dimulai. Bahkan kelak melebihi itu. Wow…

“Yang jelas itu milik kawan lama saya. Dia ingin membangun Mini Moke. Lalu saya mengajukan opsi. Dibuat 4×4. Namun dia tetap minta bentuknya tetap orisinal. Yakni Mini Moke aslinya ceper. Dan saya terima tantangan tersebut. Yakni menggunakan sasis Jimny Katana Sehingga bisa dibuat spek 4×4. Dpilih Jimny karena dimensinya paling mendekati,” aku Dido.

target 4 bulan, kelar kah?

Kabarnya Dido punya target sekitar 4 bulanan untuk menyelessikan unit mobil imut itu. Dan proses tersebut sudah running.

Melirik kebelakang terkait Mini Moke dan dari berbagai sumber. Mini Moke dirancang oleh British Motor Corporation. Secara spesifik dibekali lingkar roda kecil (R12). Punya basik sebagai kendaran serbaguna. Buat kegiatan outdoor. Seperti kepantai dan lainnya.

Makin oke, itu tadi akan mengolahnya ke versi 4×4. Ini jelas sip banget kalau jadi ya. Pasalnya Mini Moke tak menggunakan sasis. Namun monocoque. Sehingga terlihat pendek atau ceper. Beda dengan Jimny yang pakai frame, atau sasis.

Nah ini yang mau wujudkan. Bodi Mini moke akan disusupi frame Jimny. “Aslinya Mini Moke kan ceper. Dan tak pakai sasis. Nah gimana bila disusupi sasis Jimny, tapi tetap tampil ceper dan bila mau ditinggikan ala mobil 4×4, tinggal ganti ban pelek aja. ” yakin Dido lagi.

Masih menurut Dido, frame Jimny nantinya akan mengikuti alur bodi Mini Moke. Gampangnya frame Jimny akan ditumpangi bodi Mini Moke. Dan itu saling ‘berkorban’ maksudnya bodi Mini Moke akan dicoak di beberapa bagian supaya bisa dtanam frame Jimny. Sedangkan rangka Jimny kemungkinan akan ada penyesuaian mengikuti dimensi bodi Mini Moke. Wah mantap nih.

Oya kelas saat jadi, speknya 4×2. Namun dalam setingannya, mengacu Jimny spek 4×4. Tujuannya supaya bila kelak akan diseting 4×4, tinggal susupi gardan depan Jimny aja.

Oya mesin dan girbok rencana ya Jimny lah. Sehingga, dan pastinya akan ada penyesuaian pada bodi Mini Moke.

Ah jadi penasaran, gimana .jadinya nanti ya??. Sabar gaes, pantengin terus stangstir.com. Akan ada up date beritanya lagi…-admin-