Manahadap Management Optimis Geber Event Balap Motor Tahun 2020, Sesuai Protap Saat ini, Kapan?

santo dwi atmono dan danoeng, manahadap tetap konsisten geber roadrace di 2020 taoi...

stangstir.com-Seperti diketahui dampak pandemi covid-19 yang sudah berjalan sekitar 3 bulan lebih, berimbas hampir pada penyelenggaran event. Diantaranya event balap motor di Jawa Tengah. Salah satunya event balap motor olahan Manahadap Management (MM).

Sedikit melirik ke belakang, event balap motor berlabel Jateng Motorace 2020 yang sedianya digeber 5 puataran di 20202, dengan putaran awal bulan Maret (21-22/3) oleh MM, belum tergelar.

Padahal saat ini kita pun juga tau, event level dunia seperti Motogp pun sudah tergelar. Pun di dalam negeri khususnya di Jawa Tengah, eforia latihan balap di sirkuit Mijen Semarang misalnya, sudah rame. Kabarnya , mirip event balap beneran.

Nah hal tersebut sempat disinggung oleh Santo Dwi Atmono dan Danoeng dari Manahadap Manajemen pada stangstir.com pada Senin malam (20/7)  lalu. “Bila lihat itu, kenapa hal tersebut enggak diwadahi. Bila ia kan lebih baik,” buka Santo sapaan akrab Santo Dwi Atmono dari MM.

Intinya nih,  MM siap geber event di 2020 ini yang sempat tertunda akibat pandemi covid-19. “Kami tetap yakin bisa menggelar event di tahun 2020. Entah itu nanti hanya 1 atau 2 putaran saja di tahun ini. Tentunya dengan mengikuti protap saat ini, yakni protokol kesehatan. Diantaranya soal pengaturan paddock yang bisa saja kami perluas. Tujuannya menghindari kerumunan. Kan gak mungkin misal dibatasi  200-an orang saja tapi malah berkerumun. Apalagi bila event itu dilakukan bukan pada sirkuit permanen. Intinya kami penyelenggara mencoba memanage supaya event berjalan dengan baik dan lancar,” yakin Santo sapaannya

Santo memang optimis bahwa pihaknya akan bisa geber event. Pasalnya Mr G (Gerok) yang konon seorang kolektor motor 2 tak (aset motornya itu konon bernilai lebih dari Rp 1 m), siap mensupport event tersebut. Wuih mantap nih.

Oya, menyinggung protap yang ada Santo melanjutkan bahwa soal penonton memang diakui masih tarik ulur. Namun pihaknya tak semata-mata berpikir soal banyak kail peserta dan penonton saja. Namun itu tadi, memanage supaya event berjalan sesuai protap protokol kesehatan saat ini. Termasuk soal lampiran rapid tes bagi peserta, bisa aja akan dilakukan pada lokasi event.

“Akan kami pikirkan matang, termasuk terkait biayanya. Bisa saja dimasukan ke biaya pendaftaran. Teknisnya akan kami atur. Yang jelas itu baru wacana. Kami akan konsultasi dan koordinasi dengan gugus penanganan covid setempat,” lanjut Santo lagi.

Lantas, kapan event olahan Manahadap Manajemen tersebut akan digeber?. Baik Santo maupun Danoeng memberi sinyal, ada kemungkinan di bulan September atau bulan selanjutnya. Soal lokasi rencana nya di wilayah Jawa Tengah,“Bisa saja di lokasi putaran awal  awal, yang pasti di jawa tengah,” tutup Santo.

Singkatnya digelarnya event balap di masa new normal, prosesnya tak lagi seperti sebelum adanya wabah covid-19 melanda. Bila pun kelak terlaksana dan ramai, jangan sampai ada masalah di kemudian hari. Apalagi terkait pandemi covid-19 yang belum kelar sampai saat ini. Nah Manahadap Management sadar betul akan hal tersebut..

Kalau gitu sama-sama kita tunggu deh. -admin-