Lesehan Maharani, Suguhkan Menu Lesehan, Sambelnya Nampol Buanget…

saat kulineran jajal lesehan maharani...mantap

stangstir.com-Wah udah weekend lagi nih, saatnya new normal sepertinya bisa kulineran. namun jangan lupa ya protokol covid-19 tetap dijalankan. Kan ga ada salahnya juga. Yuk ah cuss..

Nah kali ada ide menyasar menu warung lesehan namun tempatmya tak jauh. Maksudnya masih berada di tengah kota. Eitz jadi teringat akan warung lesehan Maharani yang berada di jalan Melati Wetan 46 Baciro Gondokusuman Yogyakarta. 

Buat tahu aja, warung lesehan tersebut milik seorang offroader asal Jogjakarta, Sujoko, yang ngetop disapa Joko Penyet. Dia ini dikenal salahsatu offroader  andalan J-Adventure Jogjakarta, dan dia juga seorang enterpeneur.

sujoko alais joko penyet mantan offraoder yang riilis maharani sejak 1998

Sedikit melirik kebelakang, Maharini dirilis tahun 1998  silam. Dimulai dari warung lesehan pinggir jalan. Pada masa itu bisa dibilang Maharani termasuk pelopor nya Penyetan di Jogjakarta.  Seorang pelanggan bilang pada stangstir.com, dulu parkiran di pinggir jalan depan warung sempat ramai. Membuktikan bahwa lesehan Maharani cukup favorit di konsumen. .

“Saya merintis dari jualan di trotoar tahun 1998 setelah krisis. Tahun 2002 ada kesempatan buka warung lesehan ini dengan luas 400m2. Nama Maharani itu nama putri saya semata wayang,” buka Joko Penyet.

Masih menurutnya pada waktu itu, dia hanya berkonsep membuat warung lesehan keluarga yang lokasinya tak pinggir kota, namun tengah kota. Pengunjung bisa pilih lesehan atau duduk di kursi. Menu andalan serba penyet. Malah brand awal itu adalah tempe penyet.

ini salahs atu menu hits nya dulu, tempe dan telur [enyet…nampol gaes

“Yang favorit atau hits saat itu tempe telur goreng lengkap dengan sambal khas Maharani. Menu tersebut disukai mahasiswa yang sering makan disini. Namun pada perjalanannya atas permintaan konsumen juga akhirnya berkembang dengan menu ayam, ikan dan lainnya. Saat ini umlah menu kisaran 15 an menu yang siap dipilih konsumen,” lanjut pria yang berusai 17 tahun ditambah 30 tahun. Nah silahkan itung sendiri ya hehehe.

Nah akhirnya kami cobain nih. Yakni Ayam bakar khas Maharani dan menu hits nya dulu, yakni tempe telur goreng lengkap dengan sambal khas maharani.

Wah ternyata mantap tenan. Ayam bakarnya manis gurih serta tempe telurnya itu nampak sederthana namun nampol rasanya. Apalagi saat dipadu dengan cocolan sambalnya. Wah nampol dua kali sedap nian. Hehehe..Beneran ah…

Bener kata Joko. Sambelnya itu memang khas olahan dari Maharani. “Semua bumbu sambel racikan kami.. Itu bahannya mentah kecuali terasi saja yang dibakar. Tomatnya, tomat buah sehingga segar jadinya ya pedas segar,” lanjut Joko lagi..

Pada perjalanannya, beberapa inovasi penyempurnaan dilakukan. Misalnya saja kwalitass menu, lokasi parkir untuk motor, kebersihan, serta daya tampung tamu sehingga akan yang lebih nyaman. Ah tak hanya itu strategi penjualan online yang belakangan cukup marak apalagi di masa pandemi seperti saat ini, juga dilakukan. Bahkan hal tersebut termasuk berpenaruh pada jualan. “Pasar online cukup bagus. sekitar 30%. Tetap dominan yang datang ke warung langsung langsung. Itu 70% nya,” tutup Joko.

Ah timbang penasaran, langsung datang ke lokasi aja untuk ragam pilihan menunya. Pun kalau mager dirumah, order aja tinggal manfaatkan sarana pembelian di aplikasi online via smartphone mu.  Lesehan marahari ada tuh. Tinggal klik-klik aja kalau mau pilih menu. Soal harga, jamin bersahabat buanget kog.  Dah order aja deh…-admin-.