Putaran Ke 2 Jogja Sprint Rally 2020, Sepertinya Fix Digeber Tahun 2021….

fix tahun 2021

Kejuaraan Sprint Rally dengan label Ngebut Bareng Lagi STIE Mitra Indonesia dan Beagle Jogja yang telah digeber pada sirkuit Sultan Agung Bantul (SSA), Sabtu Minggu Maret (7-8/3) lalu, akhirnya menunjukan titik terang. Maksudnya titik terang kelanjutan nya.

Pantauan stangstir.com, event yang mengail animo peserta sprint rally baik level daerah dan nasional tersebut telah sukses di putaran awal. Namun adanya pandemi covid-19, putaran 2 yang sedianya akan digeber sekitar bulan Juli 2020, dan putaran 3 di bulan Oktober 2020, urung dilaksanakan di tahun ini. Hal tersebut di katakan oleh Agus Ambaryanto dari STIE Mitra Indonesia, selaku penyelenggara saat dihubungi stangstir.com

aturan new normal coba dipahami

Intinya, pihaknya berencana tetap melanjutkan ajang kejuaraan Jogja sprint rally namun menunggu draf peraturan IMI yang dikeluarkan terkait penyelengaraan event menuju Normal Baru (New Normal).  Dimana kita pun tahu, akibat imbas wabah pandemi Covid-19, akan ada aturan terkait protokoler kesehatan menyangkut pencegahan Covid-19.

“Tujuannya agar nantinya pihak kami tidak disalahkan, karena dengan adanya Covid 19 ini semua peraturan agak berubah dan peraturan itu harus mensyaratkan protokoler kesehatan, makanya kami sebagai penyelenggara bersama Beagle Team sudah diskusi. Yang intinya tetap akan menyelenggarakan tapi di tahun 2021,” ungkap  Agus Ambaryanto yang biasa disapa Gambir Dirga.  

gambir dirga, insya allah siap tapi di 2021

Pria yang kerap memantau informasi terkait peraturan peyelengaraan event di masa Normal Baru, mencoba memahani bila akan ada penerapan protokol covid, termasuk menyoroti draft peraturan IMI soal adanya batasan usia peserta yaitu max usia 45 tahun di event roda 4. Pihaknya pun mencoba mengerti misal nya bila perlu melampirkan syarat surat sehat, buat mereka yang usianya lebih dari 45 tahun.  Termasuk soal kewajiban misalnya akan ada keharusan melampirkan surat sudah jalani rapid tes, bagi peserta yang ikut.

“Kami hanya menyediakan ambulan dan tenaga medis yang berwenang dari Dinas Kesehatan. juga face shield. Setiap pendaftar dapat 2 . Untuk pilot dan copilot. Sedangkan kalau penonton kami nggak bisa melarang karena di tempat terbuka dan gratis, itu hak seseorang. Hanya saja bila mau nonton masuk sirkuit ya akan ada penerapan seperti bila ke mall gitu. Ada cek suhu tubuh, tempat untuk cuci tangan kami sediakan, mesti pakai masker. Dan tidak boleh masuk paddock,” jelas Gambir yang menambahkan bahwa adanya aturan tersebut ada konsekwensinya. Utamanya soal jumlah peserta.“Bisa saja peserta cuma tinggal 40% yang bisa ikut, walaupun katanya batasan usia ini masih jadi debatable di IMI Pusat.”

Sehingga itu tadi pihaknya fix mengadakan putaran ke 2 dilaksanakan tahun 2021.. Ngomong-ngomong terkait kapan tanggal bulannya, baik Gambir juga Beagle team, yang sempat dihubungi stangstir.com menjawab senada, ‘belum tau’. Maksudnya masih dibahas, sekaligus menungga aturan penyelenggaraan event di era Normal Baru yang dikeluarkan IMI Pusat. Ya wes ditunngu aja.

Yang jelas input data peserta berikut hasil perolehan waktu pada putaran 1 tetap tersimpan atau tersedia sebagai acuan waktu tercepat di putaran ke 2. -admin-