Honda GL 100 1980, Yang Nekat Bergaya Caferacer…

gaya motor balap jadul berfairing begini masih memikat

stangstir.com-Tampil gagah ala motor balap jadul, seperti ini memang pilihan Riky Yakup, yang juga koordinator Cafe Racer Solo (CRS). Konon keinginan punya motor lengkap dengan dandanan full fairing jadi idamannya sejak  CRS  dirintis. Namun ya baru bisa diujudkan belakangan ini.

Ini saja, setelah motornya (berbasik Honda GL 100) yang katanya lansiran 1980, lama ngendon di KAC Gemolong.  Ssst konon masuk KAC Gemolong sejak tahun 2019 akhir gaes. Waaaa lama banget ya.  Yup, bahkan setelah kelar, GL Cepek tersebut dijumpai stangstir.com masih di KAC. Belum diambil. Eh buset. Maklumlah Riky sedang sibuk.

Yang pasti  di bengkel yang digawangi oleh Doel.tersebut, GL cepek Riky dibikinin setelan baju baru berbahan plat seperti yang sampeyan liat. Pie apik pora?.

“Bahannya cukup plat 0,9m. Waktu Riky order dulu, dia hanya bawa motor yang terdiri dari rangka, mesin, sokbreker dan pelek depan belakang gambar foto motor berfairing begini. Saya hanya coba mewujudkan,” aku Doel sambil mengingat, kapan order GL itu diterima. Wah pasti lupa kapan. Hehehe..

Yang jelas Doel berhasil wujudkan motor yang didamba Riky. Kalau mau diamati, fairing yang dipaang di GL Cepek Riky pas dengan dimensi motor yang kecil. Fairingnya tampak kokoh. Pun tekukan fairing nya yang mirip jubah, menjuntai menutupi mesin kiri dan kanan.

siap jjs ini cuma kapan?….

jangan tanya dimana lampu depan, ah ga ada. Ini model fairing ‘buta’ sehingga kesan motor balap sejati, hadir. maksudnya GL Cepek ini hanya buat di sirkuit. Po io…

Lalu tangki yang semi membulat rada panjang serta hornet yang pendek namun mempunyai tekukan tinggi meruncing pada bagian atasnya. Sehingga bentuk hornet nya ga seperti kebanyakan motor yang berkonsep cafe racer style. Tampak tinggi hornet sejajar dengan tinggi tangki. Ini bila motor dilihat dari samping. Yang begini sih tinggal selera ya.

Oya walau mesin tertutup, panel tutup aki atau filter karburator ga ada, yang jelas alur udara untuk mendinginkan mesin dipikirin. Tampak coakan terbuka di depan bagian mesin. Lantas urusan soal mau servis mesin, misal mau buka karburator, juga dibuat. Maksudnya akses nya dibuat gampang. “Tinggal lepas 4 buah baut yang ada di fairing bawah sebelah kiri,” terang Doel yakin.

Satu lagi handling juga mudah. Stang bebas banget bila dibelokan kiri atau kanan, tanpa nyenggol lekukan fairing di depan. Makin mantap bagian atas fairing bukan mika tuh. Tapi plat semua. Konon karena lebih nudah dibuat ketimbang pakai mika.

Terus ngomong-ngomong, kapan ni motor mau dipake riding? Hanya Riky yang tau, termasuk pilihan nempelin nomor 53 di fairing nya. Bukan begitu….wow…-admin-