Jogja Sprint Rally 2020, Indikasi Bangkitnya Potensi Sprint Rally Daerah…

saatnya sprint rally di daerah makin rame

stangstir.com-Ajang Jogja Sprint Rally Ngebut bareng Lagi STIE Mitra Indonesia dan Beagle Jogja 2020 puatarn 1 yang digeber pada sirkuit Sultan Agung Bantul Sabtu Minggu (7-8/3) bisa dibilang sukses.

Indikasi suksesnya terlihat dari jumlah peserta dibandingkan tahun 2019 lalu. Dimana peserta yang gas pol pada lintasan kombinasi aspal dan tanah, meningkat.  Beberapa diantaranya adalah peserta yang langganan kejurnas, pun juga peserta yang ikut berasal dari ajang balap lain. Makin sip lagi, beberapa diantara mereka ini membawa mobil rally andalannya. Tak heran beragam komentar menarik berhamburan dari mereka.

Sebut nih H. Rihan Variza/Andi Rendy yang bawa Ford Fiesta R2 yang datang dari Kalimantan Selatan bertarung F3. Tumben ya dia ikut gas di event kejurda di Jogjakarta pula.

Rihan/andi dengan Ford Fiestanya hadir dan gas pol kelas F3

“Kebetulan mau ikut event nasional di Muara Bungo, jadi ini pemanasan aja. Sekalian liburan. Saya lihat bagus nih. banyak teman-teman dari Jakarta yang ikut,  dan  komunitas di sini juga seru,” ujar Rihan.

Terkait lintasan SSA, Rihan berkomentar yang menurutnya kurang panjang aja. “Jadi fight nya kurang seru karena treknya pendek,” lanjutnya ambil senyum. Mungkin mobilnya jadi kurang maksimal ya.

Bila melihat hasil result total catatan waktunya bersaing ketat dengan Heri Unggul/awan BG yang gas pol dengan Mitsubishi Colt. Dimana pada akhirnya posisi Rihan berada dibawah Heri Unggul.

Walau demikian, bila tak bentrok jadwal balap lain yang diikutinya ada kemungkinan seri selanjutnya Rihan akan hadir.

dari kaltim, andi kusuma dan sinyo biasa kebut lurus saatnya jajal sprint rally

Oya dari bumi Borneo tak hanya dia, nama Andi Kusuma/Ari Sinyo asal Kalimantan Timur juga turun gelanggang. Berdasar informasi Andi biasa turun di ajang kebut lurus mobil alias drag race. Namun kali ini dia malah ikutan sprint rally dan gas pol di F2 dan F3.

“Luar biasa deh, hari pertama obstaclenya parah.. Kami hanya maximalkan setingan mobil karena spek nya bukan untuk event ini,” kata Andi.

Mobil andalannya Honda Jazz, setingan mesin digawangi oleh Sar Speed Solo dan sokbreker dikawal Ori Strut yang konon diseting bengkel Prorock. Hasil result Andi kail podium 1 kelas F2 sedangkan di F3 masuk posisi 4. Wah lumayan  masih podium.

Di kelas J yang biasanya sepi peserta kali ini berbeda, dari daftar peserta ada 15peserta. Beberapa pembalap dengan latar belakang offroader makin banyak yang ambil bagian. Bisa jadi karena woro-woro bumbu lintasan tanah atau memang ingin coba hal baru.

jimny tole lama nganggur jajal sprint rally juga

“Event ini main di Bantul. Lha saya tinggal di Jogja punya jip yang nganggur lama. Ikut aja ketimbang enggak,” tawa Tole yang kali ini geber Suzuki Jimny yang dulu dipakai offroad dan eh lumayan nyantol podium 3 kelas J1.

Sepanjang jalannya event ini, pada venue stangstir.com menjumpai beberapa offroader lawas asal kota Jogjakarta yang ikut nonton. Bahkan dengan serius. Hem bisa jadi sedang mikir mau seting jip nya mungkin, supaya seri depan bisa ngikut…hehehe..

Rifat sungkar, teriimakasih buat komunitas dan penyelenggara, bikin sprint rally jadi rame lagi

Satu lagi Rifat Sungkat perally nasional yang juga Ketua komisi Rally IMI juga datang. Ini pula yang membuat event makin menarik. Dengan antusias dia ikut melihat jalan Jogja Spirnt Rally, termasuk bikin vlog dan layani permintaan peserta atau penontin di venue yang ajak foto.

Saat ditemui stangstir.com, Rifat sapaannya mengaku respek dengan adanya event sprint rally yang digelar. “Jujur saya amat senang karena  perjuangan kami dari komisi Rally berhasil positif. Dimana event sprint rally yabg tadinya hampir tak ada sekarang marak lagi. terimakasih buat komunitas, penyelanggara dan daerah yang menyambut rally sebagai event yang menyenangkan,” papar Rifat.

Terkait lintasan dirinya mengapresiasi sekaligus memaklumi . “Ini  standarisasnya lokal jadi jarak lintasan mungkin tak perlu panjang, yang penting apresiasi peserta. Karena kalau berharap lintasan panjang enggak bisa di kota seperti ini. Dengan event begini bisa menjadi pilihan untuk ikut mengembangkan potensi kota tersebut juga,” tutup Rifat.

Melihat serunya gelaran tersebut dan komentar yang ada, ke depan bisa jadi potensi Sprint rally daerah makin marak. -admin-