Banyak Suguhan Menu Baru Di Kopine Mbah Doekoeh, Yuk mampir…

kopine mbah doekoeh, saat ini ada menu baru, manajemen baru...

stangstir.com- Ah udah weekend lagi nih, saatnya menjelajah kuliner.. Nah kayaknya oke deh kalau mampir lagi ke warung Kopine Mbah Doekoeh yang berada di jalan Selokan Mataram, Kutu Raden, Sinduadi Sleman, dekat jalan Magelang

ragam menu baru tak kuras kantong…

Kabarnya, warung yang punya andalan suguhan makanan rumahan itu, saat ini punya manajemen baru dan banyak menu suguhan baru. Artinya ada semangat baru, dan menu yang disuguhkan kali ini lebih variatif.

Yup beneran. Namun sebelum menengok suguhannya, mungkin sedikit fashback melihat warung yang dulu terpajang unit mobil klasik atau kuno di halamannya, serta tertata dengan perabot antik.

peraobot antik macam becak juga ada

Singkatnya, Kopine Mbah Doekoeh launch awal juli 2017 silam. Yang pasti warung ini lumayan ngetop di kalangan penggemar ataupun klub otomotif, karena suguhan dan keunikannya.

Berada di lahan sekitar 3500m2 dikelilingi sawah hijau dan diisi perabot antik serta adanya sepeda tua, motor dan mobil antik, membuat gerai kopi ini punya daya tarik dan jadi rujukan.

Nah 2018 akhir atau awal 2019, Kopine Mbah Doekoeh berganti manajemen. Saat ini dalam kendali Mahatma, putra Suci Teguh, pengelola awal warung tersebut.

suasananya yang hangat

“Ya belum secara penuh atau full, namun saya coba perlahan dan meningkat,” buka Mahatma saat dijumpai stangstir.com.

Sepengetahuan stangstir.com, diawal usaha warung ini dikelola oleh 5 orang. Seperti diinformasikan  Mas Suci, sapaan akrab Suci Teguh, berdasar informasinya  awal kehadiran Kopine Mbah Doekoeh. Dimulai ketika dia bersama rekannya semasa SMP-nya bertemu dan membicarakan sebuah bisnis kuliner. Akhirnya dia bersama 4 orang teman nya sepakat menghadirkan gerai kopi yang buka dari jam 08.00 pagi sampai 22.00 malam.

perabotan jadulan, ada

Nah kabarnya kerjasama tersebut sudah tak lagi berjalan, maka sekarang manajemen baru dan itu tadi, berada di bawah kendali Mahatma.

Semangatnya boleh diapresiasi. Ciri khas Kopine Mbah Doekoeh di awal tak hilang, namun malah bertambah dengan menyajikan suguhan yang cocok buat kaum milenial. “Kami coba tambahkan menu, supaya targetnya juga buat kalangan mahasiswa,” jelas Mahatma.

sayur asem rumahan mantap juos…

Mahatma meneruskan bahwa pihaknya mempunyai target. “Minimal itu sebulan 2 kali harus ada acara di warung. Dari eksternal dan internal. Seperti event musik, kumpulnya klub motor, mobil, atau juga seminar bahkan pengajian,” yakin nya.

Oya jam buka warung saat ini juga berbeda dari dulu. Yakni buka dari jam 9.00 sampai jam 22.00, close order.

Tak hanya itu soal menu, juga ditambah. “Kami sesuaikan dengan menu anak muda sekarang. Seperti makanan ringan misal berbau sosis, otak dll. Minumannya juga lebih banyak, misal kopi susu dengan variasi lebih banyak, ya seperti minuman cafe gitu,” terangnya.

menu minuman kekininan, sekarang tersedia

Intinya menu diawal seperti masakan rumahan seperti sayur lodeh, lombok ijo, sayur asem, dan sejenisnya masih dipertahankan. Karena menu itu ciri awal suguhan warung ini. Saat ini ada tambahan seperti menu geprek, dan sejenisnya. Bahkan saat ini menu di Kopine Mbah Doekoeh bisa diorder via gofood.

Satu lagi yang menarik, walau bertambah menunya, jajan di situ tak kuras kantong bos. Penasaran,  segera cobain mampir dah ke Kopine Mbah Doekoeh. Bawa temen komunitas, klub, yang banyak juga ga apa. Lokasi parkirnya luas ….Aman, nyaman, murmer, enak..komplit dah. -admin/dokmbahdoekoeh-