SCS Awal, Pemalang Soda Racing 4×4 Adventure Competition, ‘Kejam’ Gaes…

ss awalan kejam gaes...

stangstir.com-Sangat kompetitif dan seru, saat memantau jalannya Bupati Cup Pemalang Soda Racing hari pertama yang digeber Sabtu (18/1) di sirkuit pantai Widuri, Pemalang.

Pantauan di lintasan, sebanyal 56 peserta mengisi, event balap Pemalang Soda Racing yang digelar pada awal tahun 2020 tersebut.

Yang asik, peserta langsung dilepas jip berbarengan. Selanjutnya ya gaspol melibas handicap yang terhampar. Sehingga persaingan berlangsung kompetitif. Eh jadi ingat grasstrack tapi pake jip gitu. hehehe

start langsung 3 jip, peraingan jadi ketat…

Apalagi ditambah pada Jumat malam (17/1) venue lintasan turun hujan. Yang imbasnya membuat bumbu lumpur menghiasi beberapa titik lintasan. Otomatis tantangan melibas ‘bubur lumpur’ dan tambahan handicap lainnya menjadi tantangan tersendiri.

Tak heran, beberapa offroader alami ‘kekejaman’ bubur lumpur yang ada di beberapa titik lintasan, saat lepas SCS1 pagi hari (Total ada 2 scs yang digelar pada Sabtu). Tak peduli kelas 1000cc, sampai FFA deh, alami trouble yo ra finish…

dika(kiri)/hendy(kanan), stie mitra indonesia, delco kena air…

Satu contoh yang dialami oleh offroader STIE Mitra Indonesia Racing Team, Dika/Hendy saat gas pol kelas 1000 cc modifikasi.

Awalnya sih langsung gas pol lepas  start. Sempat leading. Namun melibas 1 putaran (total 3 putaran harus diselesaikan) tubular andalan STIE Mitra Indonesia Racing Team alami masalah. “Delco nya kemasukan air jadi enggak finish,” bilang Dika.

Dika melanjutkan, dirinya sudah berusaha sedikit mengurangi kecepatan tubularnya saat melibas bubur lumpur, pun pilihan tepat saat melintas melalui titik Joker.

Tak hanya mereka, offroader Wahyu Lamban/Ferry yang juga bawa nama STIE Mitra Indonesia Racing Team juga alami kendala di SCS1. Membuat  mereka pun tak selesaikan putaran pada SCS tersebut.

banyak jebakan nih, Darminto,, logam manunggal team…

Singkatnya kendala tak hanya dialami mereka saja, tapi juga beberapa offroader lain. “Banyak jebakan nih, harus nya di handicap tersebut saya malah pakai gigi 1, high. Keliru, mestinya aktifkan low gigi 2. Otomatis jip nyangkut,” ungkap Darminto, offroader senior asal Ungaran yang ikut turun gelanggang. Di kelas FFA.

Jip Darminto ‘nyangkut’ pada satu gundukan  handicap mirip jumpingan. Bisa jadi ini yang dimaksud jebakan oleh Darminto serta offroader lain.

Pasalnya beberapa jip peserta, ada yang ‘pede’ pakai ban M/T, nyantol di titik tersebut.. Ohya, perlu diketahui juga sebelum gundukan tanah tersebut, adalah lumpur yang tergerus semakin dalam bila dilewati jip peserta.

tak semua juga alami kendala. Apalagi pada SS2, cuaca panas imbasnya tanah lintasan sebagian mengering. Kendala terkait lintasan sedikit berkurang. Kesempatan tersebut tak disia-siakan, offroader untuk gas pol.

ban M/T gas…wae..

Termasuk Dika/Hendy makin gas pol langsung gas pol selepas start, dan lancar jaya rampungkan SS2. Pun  Wahyu/Ferry.

Masih ada 3 SS lagi yang mesti dirampungkan pada Minggu (19/1). Kejem maning iki…..-admin-