Di UMS Otocontest 2019, Ini Motor Yang Kami Pilih…

Ini dia.....yang kami pilih....

stangstir.com-Seperti tahun lalu, pada UMS Otocontest 2019 yang digeber Sabtu, Minggu (16-17/11) kami sebagai media partner dilibatkan untuk memberikan trophy untuk modifikasi motor yang menurut kami paling oke.

Yup, ini seperti tahun lalu dimana kami memilih motor street cub yang simpel namun dengan detil yang apik. baca : http://www.stangstir.com/2018/11/27/ini-dia-honda-c86-1984-street-cub-king-of-salman-yang-layak-dapat-trophy-media-pick-dari-kami/

Nah lagi-lagi kesempatan tersebut datang lagi pada UMS Otocontest 2019.

Momen yang seru buat kami. Karena panitia memberikan kesempatan buat memilih 1 motor yang kami paling suka, dari ratusan motor peserta kontes yang hadir dengan beragam aliran serta tampil apik.

Pilih yang ini….

Alhasil gegara hal tersebut, terjadi diskusi seru antara redaksi dan fotografer kami, saat memilih.

Yang akhirnya sepakat memilih motor kontestan nomor 47, terdaftar atas nama Hermina Widyoretno dari Pati, dengan basic Astrea Star 1986.

“Awalnya tak milih itu, sempat tergerak milih satu motor di barisan Chopper Bobber Boardtracker, keren tuh motornya dan banyak sisi yang menginspirasi. Namun detik terakhir lha kog malah kepasang tulisan dijual di motornya. Terus sempat juga kepincut motor berbodi unik yang masuk kelas FFA, ini bagus banget. Bingung deh,” celoteh Maximos, fotografer stangstir.com.

Ini trophynya…

Masih katanya, semua motor kandidat tersebut sangat layak sebagai best Pick. Namun itu tadi, kan tetap harus memilih. Dan pilihan jatuh ke motor choppy cub Hermina itu Jujur aja alasannya rada subyektif.

“Karena saya pernah punya motor bergaya begitu, dan saya suka. Selain itu, soal detil modif pengerjaan oke banget dan ada bagian yang nuntut aplikasi serius. Satu contoh mindahin posisi rantai penggerak dari kiri pindah ke kanan. Silinder blok mesinpun digarap detil pada bagian luarnya. Banyak deh,” lanjutnya.

Kiki (kiri) saat menerima best pick dari stangstir.com

Kiki Andika, yang ternyata suami Hermina, biang kerok yang membidani motor choppy cb tersebut memaparkan, bahwa sebelum hadir di venue kampus 2 UMS Otocontest, choppy cub nya kelar tampil di kontes kota Madiun dan kail juara juga.

“Semua digarap sendiri di Q2 modifikasi, bengkel saya. Ubahannya hampir semua. Bodinya diolah, lalu itu rantai motor dipindah di kanan. Alasan saya selalu ingin tampil yang beda namun fungsional,” ujarnya yakin.

Walau begitu dari hasil UMS Otocontest kelas streetcub choppycub dirinya masuk juara 2.

Ah enggak apa, yang jelas jangan berhenti untuk terus berkreasi. Selalu ingin tampil ‘beda’nya jangan padam. Dah gitu aja….-admin-

Hasil kontes motor UMS Otocontest 2019