Di Joki Tatank, Honda Nova Flying Doctor Hery Agung Kail Podium…

Dijoki tatank, novaflying doctor kail podium

stangstir.com-Pada Kejurnas Drag Race Putaran 5, VSC Drag Race Series 2019 Putaran 3, digeber pada sirkuit lanud Gading Wonosari Minggu (27/10), Honda Nova Flying Doctor hadir dan ikut gas pol untuk kail waktu tercepat.

Dan nyata nya begitu. Pada kelas All Cars Modif max. 4 Cycl 1600 s/d 2500cc Nova berkelir merah tersebut melesat tercepat dengan time 08.588. Sehingga kail podium 1.

Sedangkan dikelas FFA yang juga diikuti, Nova Flying Doctor juga rengkuh podium namun hanya nembus podium 4. Raihan waktunya 08.536.

Sepertinya raihan time tersebut memang hasil terbaik yang bisa diperoleh saat itu. Walaupun di heat awal kabarnya tembus 08.4 sekian.

Driver atau joki nya tak lain Tatank, drag racer asal Solo yang ngetop dengan julukan dashyat ‘Envelope Hunter’.

“Mobil ini dulu pernah juga saya joki. Kan dulu dari R. Namun setingannya beda dengan dulu.Karakternya Yang sekarang rpm tengah atas lebih teriak. Bawahnya berat. Cari traksinya rada susah. Apalagi lampu indikator cek engine sempat nyala,” ujar Tatank drag racer asal Solo yang mendapat mandat khusus jadi joki Nova Flying Doctor.

“Saya merasa bangga banget karena mobil ini sekarang milik idola saya dari jaman smp,” senyum Tatank pada stangstir.com, sembari melirik idolanya yang tak lain dokter Hery Agung. Sang dokter yang aktif gas pol di drag race dan sprint rally itu.

Buat tau aja, Nova Flying Doctor memang dimiliki oleh Hery Agung. Sedikit merunut ke belakang, mobil drag tersebut dulu salah satu andalan milik Sar Speed untuk incar podium.Nah perjalanan waktu, Nova dibeli Hery Agung. baca : http://www.stangstir.com/2019/07/23/sejumlah-peer-hery-agung-setelah-turun-perdana-dengan-honda-nova-merah-fying-doctor/

Di tangan Hery, spek mobil diseting ulang, disesuaikan maunya sang dokter. Dan itu diakui masih riset terus untuk makin memperkecil raihan time idaman, 08 kecil.

Saat di venue. Hery mempercayakan mobilnya di joki Tatank. Dia enggak turun lintasan. Namun hanya memantau di pinggir lintasan.

“Cukup senang lah saya, di joki Tatank masih berhasil podium. Saya sendiri jadi enggak lelah. Beda kalau turun sendiri, cape sekali,” aku Hery Agung saat dijumpai di paddok.

Hery melanjutkan bila kesehatannya membaik, ada kemungkinan dia masih akan gas pol seperti biasanya. “Lihat kondisi bila membaik dan siap, saya akan turun lagi. Termasuk di sprint rally Tambakrejo,” tutupnya sambil senyum. ..-admin-