GT Radial Kawal Instaclass Dengan 16 Unit Ban Champiro BXT Pro..

instaclass mobil standar ban standar..

stangstir.com- Diketahui support GT Radial dalam MLD SPOT Auto Gymkhana Slalom kejurnas putaran 5 yang digeber pada sirkuit PRPP Semarang Sabtu (5/10) lalu, tak hanya pada ban yang digunakan Toyota team Indonesia (TTI) saja namun juga ban yang digunakan pada kelas khusus Instaclass.

Sekedar informasi, pada putaran 5 instaclass adalah itu dibuka untuk menampung pemula yang ingin merasakan sensasi  Auto Gymkhana Slalom. Singkatnya peserta terseleksi dan akhirnya ikut gas pol dengan Toyota Agya yang disediakan panitia. Artinya peserta hanya datang bawa badan, dan tinggal gas pol aja seperti peserta kejurnas.

Dari data yang ada, ada 6 peserta yang ikuti instaclass. Result instaclass, nama Ahmad Barlian gapai pemenang 1 dengan total waktu 00:43.401.

Nah GT Radial ikut mensupoort instaclass, yakni dengan mengaplikasi ban harian pada mobil Toyota Agya yang digunakan buat ‘dihajar’ pada instaclass.  

“Ini juga sesuai regulasinya. Yakni mobil harus spek standar pun bannya juga harus standar. Bukan ban kompetisi. Di sini kami support 4 set ban buat 4 mobil yang digunakan instclass atau 16 pieces Champiro BXT Pro. Ukurannya ban standar bawaan mobil yakni 175/65 R14 itu,” papar Rizki Andromerdi,  Senior Brand Executive PT. Gajah Tunggal Tbk..

Masih menurutnya, dengan aplikasi ban-ban tersebut sekaligus membuktikan bahwa performance,  endurance ban spek harian pun bisa digunakan secara ekstrem pada  olahraga motorsport dan tahan lama/

“Varian ban tersebut sebetulnya project untuk pasar ekspor yang menuntut penggunaan jangka panjang atau tahan lama. Permukaan ban bukan soft compound. Kami pernah coba ban tersebut pada kendaraan niaga bisa sampai 100.000km. Sangat beda dengan Champiro SX2 yang soft compound yang digunakanTTI ,” lanjut Rizki sapaannya sembari menyebut harga ban Champiro BXT Pro untuk Agya, dibawah Rp 500 ribuan.

Nyatanya begitu, setelah digunakan dan dicek oleh team RnD, ban tersebut memang terbukti oke saat digunakan buat berhadapan dengan permukaan aspal sirkuit PRPP. Kabarnya di Harapan Indah Bekasi nanti instaclass akan digelar lagi untuk sesi final.  Dan pihaknya (GT Radial) akan kawal lagi di sana.

Sedangkan terkait capaian TTI khususnya pada putaran 5 dimana TTI gapai podium kejuaraan umum F melalui Adrianza Yunial,  Rizki mengatakan bahwa hal tersebut sesuai target.

Terbukti pula ban Champiro SX2 masih bisa diandalkan untuk mengawal mobil TTI di kelas A dan kelas F, walau spek ban nya sama, namun perlakuan terhadap ban tersebut beda. Ini melihat bahwa mobil digunakan oleh 4 pembalap.

“Maka kami selalu bawa seperti team rnd termasuk team desainer dan team testing ban, untuk bisa langsung diskusi dengan team teknikal TTI di lapangan. Termasuk input dari pembalap,” tutup Rizki yakin.-admin-

foto-foto