Trial Game Asphalt Putaran 3, Kelas FFA250 Bintangnya Masih Mereka Bertiga…

bintang 3 ini nih

stangstir.com-“Aduh, jatuh deh, sayang tuh udah di depan,” teriakan seorang penonton wanita ayu yang entah siapanya, terlihat gemas di pinggir lintasan. Itu, di saat Farudilla Adam dan Tommy Salim saling susul dan over take pada sebuah tikungan pada moto2 final FFA250 dan keduanya jatuh.

Di saat itu Doni Tata yang sebelumnya berada pada posisi ke 3, langsung melihat celah. Maksudnya, dia memanfaatkan peluang besar untuk langsung gas pol dan akhirnya tuntaskan moto 2 dengan leading podium 1. Semua itu terjadi saat race day moto 2 FFA250  Sabtu malam 21/9 lalu, di sirkuit Mandala Krida.

Seperti dikabarkan sebelumnya, prediksi putaran 3 Trial Game Asphalt yang digeber pada sirkuit stadion Mandala Krida akan seru, ah beneran terjadi. Dan itu ada pada saat 3 pembalap kawakan, Farudilla Adam, Tommy Salim dan Doni Tata bersua di lintasan kelas FFA 250. Dan itu ditunggu semuanya. Beneran

Ceritanya begini, pada race moto 2 FFA250, mereka bertiga itu saling susul. Malah di awal Tommy ada di belakang Doni dan Adam yang terdepan memimpin. Namun di salah satu lap, Doni tersusul  oleh Tommy. Selanjutnya Tommy terus membayangi Adam. Sampai akhirnya berujung kejadian, dimana Adam sempat di over take Tommy, dan akhirnya seperti yang disayangkan oleh seorang penonton wanita di atas itu. Jatuh…Walah…

Melihat itu, jadi inget ucapan Doni, beberapa saat sebelum lomba. ““Saya akan fokus supaya hasilkan yang terbaik,” ujar Doni yang pada putaran 3 ini kolabs dengan team One  Six Eight HTJRT El Diablo Prima Land Truss FBRT.

Bisa jadi  buah fokusnya, akhirnya menuai hasil signifikan. Padahal kalau mau jujur melihat di lintasan. Diatas kertas motor andalan Doni yakni Yamaha YZ rada kedodoran untuk bersaing dengan kuda besi yang ditunggangi Farudila Adam  dan Tommy Salim.

Ini, sempat diakui oleh Kiswadi yang notabene ayah Doni, yang tangani motor langsung motor Doni. “Motor Doni sudah beberapa kali coba setingan namun saat race masih kurang optimal. Saya harus cari setingan lagi dari gir dan mapping,” urai mas Kis sapaannya, blak-blakan.

Namun ingat ya, namanya juga kompetisi. Apapun bisa saja terjadi di lintasan. Apalagi di Moto 2 saatnya semua pembalap turunkan kemampuan untuk tercepat. Akhir cerita, kesempatan memang di Doni.

Adam yang dijumpai sebelum race mengaku bahwa dia baru datang Jumat pagi. “Saya baru nyoba lintasan Jumat itu. Di moto 1 sempat start ke 3 . Akhirnya finish ke 2. Sempat bikin kesalahan seting gir aja,” aku Adam yang absen FFA 450 karena enggak ada motor.

Terkait karakter sirkuit Mandala Krida, Adam mengaku racing line mesti rapat. “Kalau karakter aspalnya, buat saya masih apik Maguo,”lanjut Adam yang terlihat tak bisa menutupi kekecewaan di raut wajahnya ,akibat ‘jatuh bangun’ dengan Tommy lintasan. Dan yang pasti hanya Adam dan Tommy sendiri yang tau detil soal keduanya ‘jatuh bangun’ begitu.  Masing-masing pasti punya argumen.

Imbasnya nih. bila diibaratkan makanan besar, ada menu cuci mulut. Ah gak nyambung ya. Maksudnya, kelar lomba malah ada sedikit keriaan, eh kericuhan, lanjutan imbas mereka  berdua itu. Hanya saja aktor nya di lapangan beda. Bukan lagi adam dan Tommy. Namun bisa diredam. Walah.. Enggak penting banget ya dibahas….

Yang jelas di result FFA 250, Doni enggak pimpin podium. Dia malah berada di podium 2. Tommy Salim podium 1. dan Adam podium 3. lihat hasil : http://www.stangstir.com/2019/09/22/kompetisi-seru-warnai-trial-game-asphalt-putaran-3-ini-hasil-lombanya/

“Yang pasti kalau enggak ada mereka bertiga, Trial Game jadi enggak seru. Jusru ada mereka ini yang saling bersaing, kompetisi lebih hidup,” aku Yenyen, warga Klaten yang ngaku selalu tak melewatkan Trial game Asphalt, saat digeber dekat kota tempat tinggalnya.

Ow gitu……-admin/dokmaxi-

foto foto