2 Toyota Starlet 1987 Flying Doctor Hery Agung, Sama-sama Keren Namun Beda Fungsi …

2 Toyota Starlet 1987 Flying Doctor hery Agung, Sama-sama Keren Namun Beda Fungsi ...

stangstir,com-Terbukti menelaah koleksi motor dan mobil pembalap serba bisa Hery Agung tak pernah rampung. Yup beneran, satu contoh ini nih. 2 Toyota Starlet keluaran 1987 yang terparkir di garasi rumahnya, Semarang.

Walau sama-sama terlahir Starlet kotak, namun bila dikupas satu-satu akan beda speknya. “Beda. karena yang satu itu buat gas pol di Sprint Rally, satunya lagi buat mejeng di mall, atau ikut kontes mobil,” buka pria yang punya julukan keren Flying Doctor ini.

Starlet Merah Klimis Detinya Maut!

Nah mau ulas yang mana dulu, ah mulai dari yang Merah dulu yang resik klimis.

Sebelum melihat langsung mobil ini, stangstir.com pernah melihat beberapa kali bertemu, yakni saat mejeng di sebuah mall. baik di Semarang maupun Solo. Mobil itu terlihat ikut berpartsisipasi dalam ajang yang digelar oleh Nasmoco group. Itu tuh main dealer Toyota di jateng DIY.

Singkatnya Starlet kotak merah ini bisa jadi dianggap mewakili perjalanan mobil Toyota di tanah air, atau cikal bakal hadirnya Yaris

Sepintas seolah biasa aja, tak ada istimewa, namun bila dikupas, wah banyak istimewa nya gaes. Coba buka kap mesinnya, dapur pacu dibekali injeksi dan beda dengan Starlet kebanyakan tanah air.

“Yang merah ini kenangan lama. Hasil restorasi mengarah Starlet Soleil Jepang. Mesinnya bawaan soleil 1.3 injection, dasbor, lampu depan bemper pake bawaan Soleil itu,” bangga Hery Agung.

Nampaknya gitu, beberapa pernik memang beda dengan Starlet biasa. Satu contoh posisi sein di fender depan, walau sama bentuknya dengan Starlet yang beredar di tanah air, posisi lampu tersebut enggak sama.

Lalu pada dasbor,  bawah stir sebelah kanan, ada tombol buat atur spion.

Singkatnya hatchback merah ini memang pantas dipake mejeng di pameran mobil. Detilnya maut.

yang satu buat rally satunya mejeng kontes

Starlet Rally…

Beda banget dengan starlet berwarna sliver kusam ini. Sedan ini ternyata memang buat gas pol di ajang kompetisi. Khsususnya sprint rally. namun diakui bukan buat ajang selevel kejurnas, cukup level kejurda.

Beberapa kali terlihat ikut gas pol di kelas F1 di ajang sprint rally sirkuit tambakrejo Sleman Jogjakarta. Dan pernah raih podium.

“Juara umum 1 tahun 2018 drivernya adik saya Hery Unggul,” ujar Hery Agung yakin.

Masih menurutnya, modifikasi memang diperuntukan buat rally. “Itu bilangnya starlet turbo. Mesinnya dicomot dari Starlet Glanza Jepang, yang dibekali turbo. Ecu pakai Haltech, girbok close ratio rally, pakai lsd set TRD, Cocok lah buat sprint rally,” bangga Hery.

Bagian dalam kabin kental banget aura kompetsinya. Terkurung oleh rolbar kokoh. Juga jok bucket seat yang tertancap rapi lengkap sabuk pengaman.

Bagian eksterior, tampak kap mesin tercoak sebagai jalur angin ke mesin. Lalu ban pacul Advan yang tersangga setingan suspensi yang diklaim khusus peranti rally berikut kepet di bawah fender untuk menangkis cipratan kerikil.

Singkatnya Starlet yang ini terbukti sudah biasa gas pol di lintasan sprint rally. Alhasil memang beda fungsi antara keduanya

Mantap ya, oya buat tahu aja, masih ada lagi unit mobil rally flying doctor lainnya. Tunggu aja giliran uplodnya…-admin-

berikut foto-fotonya