Cerita Flying Doctor, Hery Agung, Yang Trauma Terhadap Berenang, Kenapa ya?

di lintasan ganas, gas pol terus, tapi siapa sangka trauma renang

stangstir.com-Punya prestasi tinggi plus nama menjulang di kancah balap sprint rally, drag race, slalom dan di kompetisi otomotif, dibuktikan dengan ribuan trophy yang tersimpan rapi di lemari rumahnya.

Namun siapa sangka The Flying Doctor Hery Agung yang ganas bejek gas di lintasan balap tersebut trauma dengan olahraga berenang. Wah apa ia?…

Yup beneran, ini diakui dan dituturkan oleh Hery Agung. Pasalnya ada kejadian lama terkait berenang yang menurutnya membekas,  dan akhirya membuatnya trauma. Sehingga membuatnya beralih jalur ke dunia otomotif atau balap. Padahal awalnya, pria berusia 57 tahun ini suka sekali dengan berenang.

“Betul. Awalnya saya suka balap sepeda trail. Lalu beralih sebagai atlit renang dan pernah juara kompetisi renang di karesidenan Semarang. Lumayan. Pokoknya kalau bersua dengan kolam renang, wah pengennya segera nyebur,” buka Hery yang mengoleksi beragam motor 2 tak di garasi rumahnya ..

Nah namun  gara-gara itu juga akhirnya dia trauma. Kejadiannya beberapa tahun silam, ketika pagi-pagi sekitar pukul 4 pagi Hery dan adiknya Tawangmangu untuk berenang. Sampai di lokasi sekitar jam 5 dan masih gelap, dasar Hery enggak bisa lihat kolam renang nganggur, dia segera lepas pakaian dan langsung cari papan buat locat ke kolam, tanpa mengecek ketinggian air kolam renang tersebut.

sekarang kumpulin motor 2 tak…

“Saya terjuan dan bukan bunyi byur, malah duk, saya nyium dasar kolam. Hidung saya patah dan pulang Semarang langsung operasi. Setelah itu saya taruma enggak mau berenang,” sambung Hery mengenang kejadian itu.

 Nah setelah itulah, warga Semarang ini beralih ke balap, baik motor atau road race. Pernah gas pol dengan motor Suzuki Cristal, Tornado, Suzuki RGR , pernah pula ikut motocross. karena tak berprastasi pindah ke jaalur roda 4.

“Dulu sekitar  tahun 1986 ikut autocross, pake Corolla DX 82, lalu pakai starlet 86.  Offroad juga ikut. Termasuk slalom, dragrace. Pokoknya saya coba semua,” kenang Hery.

Saat ini flying doctor lebih fokus ke sprint rally dan drag race. Untuk slalom sudah ditinggal. “Dulu slalom itu olahraga yang bikin saya sehat, saat ini enggak begitu. Semata-mata karena fisik,  dan slalom butuh menghafal. Seperti orang sekolah mesti belajar dulu dan menghafal. Itu sekarang enggak cocok buat saya. Tahun 2005 saya off slalom. Paling sesekali ikut. Seperti di Fast Slide Attacks kemaren,” lanjut Hery, yang pernah kena serangan stroke sampai 2 kali.

“Saat itu saya juara slalom pakai Suzuki Jimny jangkrik. Lalu 2001 juara nasional slalom lagi. Jadi 2 kali saya juara nasional. Kompetitor saya saat itu James Sanger,” pungkas Hery  yang juga pernah juara nasional slalom di tahun 1996 silam.

Namun ogah kendor semangat bila balap. Pun semangat koleksi motor khususnya motor 2 tak, bakalan nambah terus ya.. Salut deh, sampeyan  memang luar biasa..-admin-