Gapai Target Podium, Bolowewe Erdeve On Throttle CSquad Team, Ini Komentar Bani Koko Marzuko, Tuner Andalannya

gapai podium

stangstir.com-Sejumlah persiapan sebelum ajang balap King Battle 2 Stroke Boyolali Roadrace Championship sepertinya sukses menuai hasil.

Ini yang terjadi pada Bolowewe Erdeve On Throttle CSquad Team. Sehingga target yang diinginkan untuk gapai podium berhasil. Baca..http://www.stangstir.com/2019/06/12/bolowewe-on-throttle-csquad-team-incar-podium-pada-king-battle-2-stroke-boyolali-roadrace-championship/

Hal itu diamini oleh Bani Koko Marzuko, tuner andalan Bolowewe Erdeve On Throttle CSquad Team, yang andalkan 2 pembalap pemula, yakni Iqbal Rizki Abdilah dan pembalap anyar Ardian Saputra.

kelas 4T 125 fun race , Iqbal kek balap sendirian, lawannay jauh di belakang

“Podium 1 diraih oleh  Iqbal. Yakni di kelas bebek 4T 125 cc komunitas, dan kelas sport 2 tak std bobok komunitas. Sedangkan di kelas sport 2 tak std bobok 135 cc pemula, Iqbal masuk podium 3,” bangga Bani Koko Marzuko ketika dijumpai di paddocknya Minggu (16.6) lalu,

Pantauan di lintasan saat  kelas bebek 4T 125 cc komunitas yang diikuti 6 pembalap, Iqbal gas pol melaju di depan, menyisakan gap jauh dengan kompetitornya Sehingga di akhir lomba diirnya berhasil podium 1.

hore podium…

Yang seru saat dia bersaing di kelas sport 2 tak std bobok 135 cc pemula. Pada awal race Iqbal terlihat hanya nyantol di urutan ke 4.  Tampak ada jarak gap yang rada jauh dengan 3 pembalap di depannya.  

Di kelas itu Iqbal malah  terlihat bersiang ketatdi lintasan dengan Danang K.Utomo pembalap asal Sukoharjo, dari team Alamanda Azkia The Stroke 55 RT, utamanya saat di tikungan.

Nah di sebuah tikungan jelang race pamungkas, seorang pembalap yang berada di deretan depan terjatuh, di tikungan sebelum finish. Sehingga hal itu tak disia-siakan Iqbal untuk gas pol dan akhirnya duduki posisi podium  3.

lumayan masih masuk 5 besar, yakni podium 3, kelas sport 2 tak std bobok 135 cc pemula

Bani sapaannya,  mengakui bahwa di kelas sport 2 tak std bobok 135 cc pemula, motor kompetitor kencang.-kencang . Tak cuma itu, seorang pembalapnya Ardian Saputra terlihat belum bisa berbuat banyak.

“Tapi enggak apa. yang penting dengan ikuti ajang ini jam terbangnya bertambah. Lagian saat lomba motor King yang digunakan juga belum maksimal. Masih dalam proses riset terus. Lha wong malam sebelum lomba baru kelar setingnya,” aku Bani, menganalisa.

Hasil raihan podium akan dipakainya sebagai tolak ukur ke depan buat lebih baik lagi. Utamanya terkait setingan motor untuk gas pol lagi even selanjutnya, yang katanya di bulan Juli 2019 nanti. -admin-