Dewata Eka Putra, Sebagai Ketua IOF Pengda DIY, Apa Proyeksi Ke Depan Yang Akan Dilakukan?

proyeksinya,setelah terpilih...

Solo(ss)-Sudah sekitar seminggu lebih Dewata Eka Putra terpilih menjadi ketua IOF Pengda DIY periode 2019-2023 melalui acara Musyawarah Daerah (Musda) IOF Pengda 2019 yang digelar pada Akasa Hotel Kaliurang, Pakem, Sleman Jogjakarta, Minggu (24/2) lalu.

Pria berusia 47 tahun yang lebih dikenal eksis pada warga 2×1 IOF pengda DIY tersebut, kabarnya terpilih secara aklamasi.  

“Saya pribadi tidak mencalonkan sebagai ketua IOF Pengda DIY, namun atas dorongan teman teman akhirnya mengarah ke saya. Sebelumnya di Musda itu calonnya tak hanya saya lho. Ada calon lain yakni pak Mujiyono, pak Buyung, pak Probo, serta pak Ical. Akhirnya saya mendapat 50 poin, pak Muji 6 poin. Sehingga saya dan pak Muji masing-masing beroleh 1 kursi. Kami maju ke depan dan ditanya panelis soal kesanggupannya sebagai ketua IOF Pengda DIY. Pak Muji memilih mundur untuk lebih fokus di 2×1. Akhirnya saya yang terpilih menggantikan Pak Inung Nur Fajri ketua  IOF periode sebelumnya,” ungkap Dewa Pujha, sapaannya pada stangstir.com.

Masih menurutnya, terpilihnya dirinya diakui sebagai sebuah mandat serta sebuah tantangan ke depan. Pasalnya itu tadi, Dewa Pujha lebih dikenal pada kegiatan 2×1, di situ dia adalah penasehat. Namun jangan salah juga.

Bukan berarti dia tak kenal dengan dunia 4×4. Ayah 2 orang putra ini yang duduk di kepengurusan JK One Indonesia chapter Jogja. Dia mengaku juga pernah ikut pada kegiatan offroad di DIY, namun sebatas partisipan atau penggembira. Dia juga mengaku Bukan pula orang organisasi tertentu apalagi anggota partai. Waaahhhh bukan..

Maka usah heran banyak yang penasaran apa yang akan dilakukannya ketika mengurus sebuah organisasi besar seperti IOF di DIY.

satuakn persepsi div 4×4 dan 2×1

Wuih ternyata banyak rencananya. Diantaranya, dalam waktu dekat akan menyusun susunan kepengurusan IOF pengda DIY tentunya dengan melibatkan seluruh unsur dari komunitas baik 2×1 dan 4×4.

“Saya akan menyamakan persepsi, menyelaraskan gerak dan langkah antara 2 Divisi yaitu Divisi 4×4 dan Divisi 2×1 demi kemajuan IOF Pengda DIY.  Intinya saya akan membawahi langsung 2 divisi tersebut. ini akan lebih mudah. misalnya saat membuat program-program saya tinggal membina atau merestui tentunya sesuai regulasi yang ada. Anggap deh seperti kalau kita pakai baju aja, bajunya bisa beda, namun badannya kan tetap 1,” yakin Dewa yang akan memperhatikan masukan dari bawah.

Selain itu dirinya juga akan melanjutkan program-program yang telah dilakukan pengurus periode terdahulu. Satu contohnya saat disinggung terkait pembinaan jip wisata yang ada di wilayah DIY.

“Sepengetahuan saya khusus jip wisata di Breksi dan Depok sudah ada kerjasama dengan IOF DIY utamanya terkait safety. Nah yang di Merapi karena sudah berdiri lebih dulu, itupun juga sudah dilakukan. Yaitu sekitar 7 kali pembinaan. Satu minggu itu 3 kali pembinaan, Senin Selasa dan Rabu. Kegiatan itu bekerja sama dengan dinas terkait seperti  dinas perhubungan, pariwisata, dan ditlantas Polda DIY.  Materinya terkait sosialisasi safety penggunaan jip, pengecekan kendaraan, dan sisi safety saat bawa penumpang juga jalur wisatanya. Masih ada 6 kali lagi pertemuan, saya akan lanjutkan kegiatan yang sudah berjalan baik dilakukan oleh Pak Inung dulu,” papar Dewa yakin.

Eitz hampir lupa soal kegiatan even di tahun 2019 ini. Dewa Pujha kasih info meneruskan kegiatan tahunan baik untuk 2×1 dan 4×4. Diantaranya even akbar Jogja Hard Enduro(JHE) yang akan digeber pada 15-16 Juni 2019, dengan target peserta 5000-an.

Sedangkan untuk kegiatan 4×4 dalam waktu dekat katanya akan geber gathering kumpulnya semua komunitas 4×4 di DIY, pun even tahunan JORC. “Setelah terbentuknya ke pengurusan nanti akan kami godok. Untuk pelaksanaannya tepatnya nanti akan dimusyawarahkan. Akan saya kabari deh, “ tutup  Dewa Pujha yakin.

Ah selamat bertugas….-admin-