Di Tahun 2019, Kira-Kira Kemana Ya Arah Modifikasi Jip?

merujuk selera dan fungsi

Solo(ss)- Masuk di tahun 2019, kira-kira seperti apa ya trend modifikasi untuk sebuah jip?.. Ngomongin soal beginian, sepertinya seru. Pasalnya menimbulkan keingintahuan atau penasaran gitu.

Lantas bila ingin ditarik benang merah, betulkah akhirnya merujuk kepada ‘selera’. Pun mungkinkah tren yang ada malah merujuk kembali orisinal, rapi atau mengarah ke sebuah kegunaan. Maksudnya, modifkasinya lebih terarah bahwa  jip itu mau dipakai untuk apa..

arahnya lebih ke orisinal

Terkait soal itu Rajendra Haryo Tejo, seorang praktisi 4×4 dan pengelola bengkel jip berlabel Seribu Pohon di Jogjakarta mengatakan.

Menurutnya trend modifikasi jip, sebut deh ambil contoh. Yaitu label favorit macam Toyota land Crusier (TLC) tipe FJ dan BJ.

“Modifikasinya cenderung kembali ke tampilan orisinal. Enggak pake lingkar ban yang terlalu gede-gede.,” yakin Dido sapaan Rajendra Haryo Tejo.

Dido lalu melanjutkan, keyakinan itu beralasan. karena belakangan ada beberapa order modifikasi yang mampir ke bengkelnya minta  untuk mengembalikan ke tampilan semula. “Dan itu tak hanya TLC FJ aja, Jeep CJ7 juga ada. Ordernya, kaki-kaki nya kembali ke orisinal. Jip nya jadi lebih cenderung pendek, dengan pakai ban 31 atau maksimal 32. Alasan, bosan dan dari sisi dikendarai akan  lebih enak orisinalan,” lanjut dia.

Masih katanya, bila dikaitkan ke arah tujuan modifikasinya, konsumen yang datang ke bengkelnya rata-rata sudah bisa memahami. Jip yang digunakan buat harian atau di jalanan aspal akan beda spek dengan yang dipakai buat hobi yang lain. Atau intinya konsumen sekarang lebih selektif.

Sehingga kalau kalau jip itu buat jalanan dalam kota. “Lebih cenderung mengarah orisinal. Bilapun mau dipakai country road (cr) misalnya, biasanya pengguna jip memodifikasi jip sendiri khusus buat cr. Pun kalau mau buat melahap kompetisi seperti scs, itu beda lagi spek modifikasinya,” lanjut Dido lagi.

Hampir senada diutarakan oleh Daniel Sucipto, pebengkel Sendang 4×4. Pria yang akrab dipanggil dengan nama Pak Cip ini juga bilang, soal kegunaan jip itu mau buat apa, menjadi alasan.

“Seperti di tempat saya karena kegunaannya buat kompetisi, modifikasinya mengarah ke sana,”kata dia yakin..

model gini ini kalau buat kompetisi

Nah yang begini biasanya juga enggak tanggung, alias menyeluruh ubahannya. Mulai rangka, kaki-kaki sampai mesin. Tujuannya, jip itu buat melahap lintasan dan pastinya tak digunakan buat jjs atau jalan-jalan sore. hehehe.

Soal selera juga dikatakan oleh Khoirul Hadi pebengkel jip Bintan di Solo. Katanya, untuk urusan begitu memang akhirnya tergantung konsumen.

“Itu senengan kog, ada yang order orisinilan maupun modifikasinya. Juga faktor jipnya. Misal jipnya Land Rover, rujukan modifikasi biasanya mengarah orisinal,” kata dia.

ganti plek pasang cakram, powerstering hal yang biasa kalau buat jip tua

Masih menurutnya, dibengkelnya order yang ramai seperti pasang powerstering, pasang disc brake malah ramai.  hal ini terkait dengan kegunaan kan. Seperti ingin stir ringan dan dan rem yang pakem.

Nah sepertinya selera dan kegunaan yang dominan kan. -admin-