Jajah Kutho Milangkori, Sebuah Perjalanan Ke-Timur-Run 2019, Sing Penting Yakin…

mulai gas dari jogja...--dok-

Solo(ss)-Sebuah perjalanan atau petualangan dengan  tema Jajah Kutho Milangkori dengan episode ‘Ke-Timur-Run 2019 akan digeber oleh beberapa orang pelaku atau tepatnya penikmat berkendara dengan roda dua.

Diantaranya Fendy ‘Lemu’ Aris, Ardiyansah ‘Bajuri’ Dirgantara, Randy Fachri, Yudhistira Padma sebagai Rider, Endang Dermawan (www.rodjournal.net) sebagai journalis, dan Ahmad Yusuf Ibnu sebagai Fotografer.

rutenya ini…-dok-

Mereka ini juga pelaku penikmat dunia Kustom Kulture di Indonesia yang belakangan sangat berkembang pesat. Berdasar data yang diperoleh, mereka plintir gas motor kustom sehingga pas banget dengan skena Kustom Kulture yang diusung.

Singkatnya mereka memberanikan diri untuk memulai perjalanan ke Timur Indonesia dan mengemas perjalanan ini se-menarik mungkin. Konten-konten yang akan ditonjolkan dalam perjalanan ini antara lain: singgah dan menjelajah wilayah yang akan dilewati, kuliner, dan moment-moment selama perjalanan.

 “Kami motoran sambil ngulik kekhasan kota-kota yang akan menjadi lokasi kunjungan kami,” ujar Fendy yang plintir gas Megapro Tracker.

Oh ya skema perjalanan mereka dimulai Selasa (8/1) , dengan mengambil rute dari  Jogjakarta. Selanjutnya akan  melewati provinsi : Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan NTB sebagai rute yang telah ditentukan. Tujuan dari perjalanan ini untuk mengabadikan dan meng-eksplorasi kearifan lokal Indonesia bagian Timur dengan berkendara.

Hal tersebut diklaim sesuai dengan tema yang diusung. yakni Jajah Kutho Milangkori berasal dari bahasa Jawa, yaitu Jajah Kutho (menjelajah kota) dan Milangkori (menghitung pintu). Maknanya, melakukan perjalanan ke kota-kota, untuk mencari pengalaman hidup di berbagai wilayah dan mengenal lebih jauh tentang kearifan lokal. Penjelajahan dari kota ke kota dalam Jajah Kutho Milangkori adalah riding menggunakan motor Custom.

Namun tak semau motor custom sih, Bajuri yang konon ‘berlaku menjadi road captain’ malah pede banget jadi bebeker. Yup bener, doi riding gas pol dengan Honda Astrea Prima lansiran 1989. Pastinya si Bajuri ini sudah prepare. Katanyn sih udah siap dengan ‘sangunya’.

“Preparenya yakin aja, Sangunya juga yakin,” ujarnya sambil cengengesan.

Soal disinggung tugas road captain itu apa, Bajuri pun punya jawabnya.  “Tugas saya mancari ampiran (lokasi mampir untuk maem yang enak,” lanjutnya lagi sambil cengengesan.

Whatever lah ya.. hehehe. Satu lagi, momentum keberangkatan mereka ini bertepatan dengan acara NK13 Custom War 2019 yang akan diselenggarakan di Taman Festival Bali – Padang Galak Kesiman, Denpasar Bali, hari Jumat dan Sabtu, (11-12 /1),NK13 Custom War 2019 menjadi satu acara yang sangat dinantikan oleh penggemar Custom Culture di Indonesia. -admin/dok-