UMS Otocontest 2018, Kali Ini Lebih Kaya Dengan Konten Yang Menarik..

motor motor jadul yang ikut mejeng di konten UMS Otocontest 2018

Solo(ss)- UMS Otocontest 2018 yang mengusung tema ‘Creating The Heroes with Education’  dilaksanakan pada gor UMS Pabelan Kartasura, Sabtu dan Minggu (24-25/11) memang betul suguhkan sajian yang beda. Utamanya pada konten atau isi acaranya yang beragam, namun kaya isi edukasinya.

amati plat nomernya bro AD GALOW

Diantaranya, adanya ajang Creative Industry Motorshow, lalu adanya History of Indonesian Motorcycle, serta talkshow dengan pembicara praktisi profesional di Indonesia.

sososk unit yang paling imut, yang ikutan mejeng

Seru!, ya iyalah. Satu contoh konten History of Indonesian Motorcycle yang menekankan pada sebuah mini museum perjalanan sejarah motor-motor di Indonesia, mulai dari sejak Perang Dunia II atau perang kemerdekaan.

Dimana tampak unit Ariel VH Red Hunter 500 CC Tahun 1941 milik Agung 1941 yang merupakan motor jadul yang kabarnya adalah motor yang hadir di perang dunia II. Lainnya BSA BB31 keluaran 1952 350 cc milik Subaka. Bmw R51  tahun 52 milik Imoch, Jawa Trike tahun 1953 200CC Cekoslovakia, dan DKW milik Pujiono serta BSA side valve M21 th 1946 600cc Sony Tirex. Motor  jadul tersebut tampak terawat. Bahkan kabarnya dibawa ke venue dengan riding.

beragam merk motor jadul jepangan ikut mengisi histroy of motorcycle

Selain itu tampak pula motor era 80-90-an yang masih tampak apik. Seperti Suzuki Cristal, Suzuki Spinter, Suzuki RC dan lainnya. Unit Suzuki motor hasil restorasi  yang tampak apik itu diboyong  oleh garasi Moelyo Wiguno yang bermarkas di daerah Cokrobaskoro Tipes Solo.  Buat tahu aja, dia merupakan pemain lama motor begitu.

semacam lintasan drag bike

Saat puas melototin motor-motor jadul begitu, nuansa sport yang dekat dunia  pacu kompetisi balap roda dua juga dimunculkan dengan adanya. Semacam mini sirkuit lintasan dragbike. Disitu terpajang motor-motor kontes bernuansa street racing.

sementara ngebut di venue gor UMS dulu

Ah tak hanya itu, adanya kegiatan yang melibatkan unsur komunitas seperti booth komunitas pengusung tren kustom kulture seperti Caferacer Surakarta, Rojomolo,  SSCC, Angon Bebek, Mod Squad dan lainnya, juga dimunculkan. Makanya di UMS Otocontest 2018 ada sesi ridingnya.

“Cukup seru. Ridingnya lancar. Start dengan rute dari arah utara jadi enggak begitu macet. Dan bisa menikmati ridingnya sambil selfi,” tawa Riky Yakub penggiat komunitas  Caferacer Surakarta.

 

both komunitas berhadapan dengan burtor dan lokasi kuliner, aman dah -dokCRS-

Riky juga nambahin, suasana both komunitas diklaim juga asik. “Lokasinya langsung berhadapan dengan burtor dan foodtruck.Bikin enggak jenuh,” lanjut dia.

Singkatnya ajakan menggandeng komunitas cukup direspon baik oleh komunitas yang datang ke venue Gor UMS.

Burtor yang dimaksud tak lain bursa motor. Konten ini juga baru hadir di UMS Otocontest. Dimana ada berbagai motor yang siap dipinang bila punya kocek lebih. Yup beneran kocek mesti lebih bro, pasalnya walaupun tahun motor enggak keluaran tahun muda.  Banderol harganya nyaingin harga motor keluaran tahun muda. Misalnya Honda Grand Bulus,  mulus lus, harganya diatas Rp 5 jutaan keatas.. Wow mantap..

ini dia burtornya, harga motornya wow mantap

Satu lagi yang asik geberan acara talkshow dengan menyajikan pembicara praktisi profesional seperti Dede Widya Purnama dari +ADD Suspension yang prestasinya di team balap Indonesia telah berbicara di kejuaraan Asia, Kemudian Rio Tan dari teknisi knalpot balap Pro Liner, dan juga Hidayat Prio Wibowo dari Retro Syndicate, Aaan Fikrian dari Kustomfest yang membahas tentang seluk beluk modifikasi kustom.

Nyatanya berhasil menarik minat yang hadir, untuk bertanya. Sehingga mereka mendapat masukan atau ilmu terkait dunia kustom.

talkshow cukup dapat respon peserta kontes

Banyaknya konten yang bermanfaat, memang sudah dikonsep oleh panitia UMS Otocontest 2018. “Sehingga saat datang di event tahun ini, peserta tak sekedar berharap menjadi juara atau pengunjung hanya melihat motor modifikasi saja. Namun juga akan mendapatkan kesan positif dari pengetahuan tadi,” imbuhnya yakin. -admin-