Ulah Para Drag Biker Lawasan Di GDS Fun Drag Bike Racertees ABRT, Edisi Oktober 2018

Solo(ss)- ada 2 kelas seru pada GDS Fun Drag Bike Racertees ABRT yang digeber Jumat (19/10) pada sirkuit GDS, Gantiwarno Klaten. Yakni kelas RX series STD Touring dan kelas bracket 10.5 detik all panitia.

Disebut seru karena kelas itu malah lebih sip unsur entertainnya, yup beneran.

Ini karena dragbiker yang ikutan di kelas tersebut, terselip drag biker lawasan, atau pembalap luaama, yang lama gak turun lintasan kebut lempeng.

duomacan, eh duo lawasan….

Sebut deh nama Permadi Permata Wijaya,  ayah dari lady drag biker wanita Monita Permata Wijaya (MPW), sekaligus founder kursus latihan drag bike gratis MFC di jogjakarta yang dikelola bersama Monita.

Ada juga Hoho, entah siapa nama aslinya. Yang pasti pria 52 tahun itu konco lawas Permadi.

“Ini teman lama saya jaman liaran dulu,” tawa Permadi kenalin Hoho sambil nunjukin unit RX King komplitan yang di gas di GDS. “Ini motor yang biasa saya bawa ke pasar,” lanjut Permadi sambil ngakak

Yang pasti hadirnya keduanya cukup undang senyum.Lha wonglama absen negbut.

“Udah 20 tahun lebih enggak gas begini. Adrenalin naik nih,” ucap Permadi saat dijumpai di sela start sambil senyam senyum.

Imbasnya ya gitu deh, saat lampu ijo nyala, King Pasar rada tersendat diawal. Namun sampai tengah dan ujung lintasan, nah baru deh gas pol banter.

“Itu motor tenaganya masih ada, eh lintasannya udah abis. Wah diomelin Monita saya, abis ini mau diajarin start katanya,” tawa Permadi ngakak.

Permadi ngaku rada ‘kagok’ kalau gas pol 201m. “Kalau 402 m wah gas pol nya maksimal,” lanjut dia sambil ngakak lagi. Wah masih wani po om. hehehe…

Tak kalah seru, si Hoho. Lha gimana enggak. Ceritanya sebelum tiba giliran ngegas, Hoho sempat uji coba start dulu di belakang waiting zone. Namun entah karena belum ngopi atau udah lama enggak gas kebut lurus, saat gas dibetot, wajah hoho langsung terlihat panik.

sebelum temangsang nih,,hihihi

Pasalnya, RX King pasar itu langsung wheellie liar dan bablas nabrak para pembatas waiting zone alias ‘temangsang’ dengan ban depan naik kepagar.

Untung memang enggak nyenggol siapapun, cuma ban depan sukses nyium pagar aja. hehehe..

mau kemana om….

Dari hasil lomba, 2 pembalap lawasan ini masih bertaji. Sebab masih nyantol podium, Di kelas RX series td touring, Permadi nembus podium 4 time 11.331. Hoho ke 5, time 12.482..

Oya di kelas braket 10.5 detik all panitia, keduanya raih podium lumayan. Hoho malah podium 2 dengan time 10.955. Permadi podium 3, 10.957. Raihan time notabene itu sukses unggulin time nya Agung Setiawan dari GDS, yang cuma masuk podium 5, 11.295.

Aha, lawasan nyantol juga….-admin-