Suguhan Fun Offroad Asik, Mewarnai Kegiatan Sosial Grup 2 Kopassus, Bersama Land Cruiser Solo Raya

kolaborasi baksos grup 2 kopassus dan LCSR..foto dulu dong dari atas..-dok-

Solo(ss)- Sebuah pengalaman baru LCSR dimulai. Bahkan itu dimulai saat mereka datang di markas Grup 2 Kopassus. Dimana mereka diterima dengan hangat, oleh Komandan Batalyon (Danyon) 22 Grup 2 Kopassus, Kartasura, Mayor Inf.Franki Susanto berserta para prajurit Kopassus di sana.

ramah tamah..eh ada ulang ulang tahun….selamat ya om Agus……

Singkatnya setelah ramah tamah, dan meloading logistik bantuan, rombongan melakukan sesi foto bersama-sama dan pengambilan video dengan drone, membentuk tulisan LC. Asiknya hal itu dilakukan langsung prajurit Kopassus. Sehingga proses itu berlangsung sempurna.

Rampung itu, selanjutnya konvoi rapi berangkat ke lokasi (start dari grup 2 Kopassus, Kartasura) menuju Tawangsari Sukoharjo.

ini drone yang buat foto dan video, hasilnya di foto utama ..sip ya

Seperti disebutkan, setelah bersua dengan warga di sana, dan membagikan buku dan alat tulis. Rombongan langsung masuk jalanan  desa Lorog Tawangsari. Dan mampir sebentar ke mesjid yang rampung direnovasi.

Setelah itu barulah bergerak lagi menelusur jalanan desa, menuju dukuh Tireng desa Sanggang kecamatan Bulu, kabupaten Sukoharjo. Untuk mendroping paket sembako yang telah disiapkan.

bagi buku dan alat tulis
semua dapet, lanjut fun offroad

Nah mulai nih keseruan dihadapi oleh LCSR, dimana jalanan antara 2 lokasi itu penuh suguhan bumbu fun offroad.  Padahal tau lah Jip-jip LCSR kebanyakan jip jalanan kota. Sehingga ini jadi pengalaman baru. Maksudnya bumbu jalanan macam tanah berbatu tanjakan, turunan bahkan cerukan U yang lumayan bikin ‘pegel-pegel’ kaki-kaki jip mereka, dijumpai di beberapa titik jalanan, dan itu mesti dihadapi mereka.

nah jalanan begini mesti dihadapi dong

Intinya pada beberapa titik jalanan desa yang dilalui, mesti memfungsikan komponen 4×4 di jip masing-masing serta mencurahkan skill menyetir mereka menghadapi rintangan itu. Bahkan juga perlu mengolor winch untuk bekerja sama mengevakuasi jip yang sempat terjebak di ‘jebakan betmen’, di jalan desa itu.

tarik pakai winch beres…

Satu contoh saat TLC FJ45 pick up milik Drajad yang kebetulan mengusung logistik paket bantuan dan sempat kejebak di cerukan U. Untuk mengevakuasinya menggunakan winch yang tertanam di mobil TLC FJ40 milik Agus. “Jip saya panjang jadi nyangkut nih,” senyum Drajad.

Tak cuma itu saja, winch TLC FJ40 Agus juga bekerja keras lagi, mengevakuasi TLC VX yang dikendarai Yopi Suwarno. Serta mengevakuasi unit Nissan Patrol lanisran 1992 milik Hartono yang alami nyeplos kopling. Seru deh

 

“Ini pengalaman baru buat saya. Sebelumnya belum pernah saya menghadapi rintangan macam begini. Seru bener,” senyum Yopi Suwarno,anggota PPMKI Solo Raya yang ikut menggunakan TLC VX Merah, milik haryo.

Yopi pun mengakui dia sempat kaget bahkan ragu, saat menghadapi jalanan begitu. Bahkan sempat bingung juga saat terjebak. Maklum bodi jipnya kan bongsor, padahal komponen 4×4 di jipnya sudah aktif semua.

ini juga nih..bongsor merah ikut nyangkut

Akhirnya  dia bisa bernafas lega, dan malah nge-vlog terus merekam segala kegiatan yang dialami setelah jipnya dievakuasi oleh Agus…

Agus yang bolak balik mengevakuasi jip-jip tersebut senyam-senyum aja. Ssst.. maklum saat itu dia sedang senang, karena usianya bertambah jadi 47 tahun. Wah selamat ya bos.

yang penting droping bantuan sampai dan diterima warga

Dari telusur jalanan desa seperti saat itu, sebuah pengalaman bisa dipetik. Tergambarkan rasa persatuan kebersamaan dan kekompakan. Antara Grup 2 Kopassus yang saat itu mendampingi, juga member LCSR   sendiri. Sehingga paket bantuan pun diterima baik oleh warga di sana.

Bikin lagi deh yang lebih seru…-admin-