Helm Unik Nongol Di VSC Drag Race Challenge 2018

helm yang digunakan H. tatang, garapan chamber helmet..sangar ya

Wonosari(ss)- Ada yang asik pada VSC Drag Race Challenge 2018 yang digeber di sirkuit Lanud Gading Wonosari, Minggu (6/5) lalu.

Yakni aplikasi helm yang terlihat digunakan oleh beberapa peserta. Buat tau aja, helm yang dikenakan ada yang ngetrend di dunia motor kustom, atau kustom kulture.

Salah satu contoh seperti yang digunakan H. Tatang, drag racer asal kartasura Solo yang berhasil pulang dengan 5 trophy dari beberapa kelas.

Helmnya unik, model full face dengan bumbu torehan gambar gigi-gigi tajam. Keren banget. Tatang, yang mengenakan bilang itu konon dari sponsor.

“Itu sponsor, ini helm dari Solo kog,” bilang Tatang sambil inget-inget nama produsennya. Ketika disebut nama Chamber helmet, doi langsung mengiyakan.

Emon Josh dari Chamber helmet, yang dihubungi, mengiyakan bahwa itu memang helm produksinya.  “Itu Ranger Venom, betul itu support buat Tatang,” kata dia.

tau kan ini helm apa…hihihi

Lain itu ada pula yang kenakan helm half face bawaan ojek online. Warna nya, ah anda pasti tahu deh. Lantas ada  lagi  yang kenakan helm model half face dengan pet. Helm half face begitu biasa dikenal dengan label Bogo. Cukup populer di kalangan biker pengguna motor kustom maupun matik.

Sebetulnya penggunaan helm model begitu tak hanya di drag race. Di kejurnas slalom tahun lalu, seorang peslalom ngetop, Valentino ratulangi, tampak kenakan helm full face Simpson. Yang diklaim nyaman dikenakan.

valentino ratulangi, peslalom pakai simpson, nyaman tuh..

Soal penggunaan helm, baik full face maupun half face di drag race, menurut Gusta Priya, drag racer asal Jogjakarta itu, tidak ada yg khusus.

“Mau full face atau half face tergantung yang pakai dan pembalap merasa nyaman. Yang penting itu safety. Lebih baik lagi bila mengacu faktor keamanan ya pake yang sudah SNI,” ujar Gusta.

Pendapat nyaris senada juga dikemukakan Stevie S. Wibowo, yang saat lomba sebagai pimpinan lomba VSC Drag Race Challenge 2018.

“Di kejurnas Untuk kelas FFA. NA dan bracket time 9 detik wajib memakai helm full face balap dan mengenakan racing suits/ wearpack balap. Sedangkan untuk kejurda disarankan, dan masih boleh dengan helm standart,” ujar Stevie.  -dewa-