On Throttle GDS Fun Drag Bike Januari 2018, Ada Drag Biker Cewek Dari Luar Jawa..

alin dari jayapura (kiri), Monita (tengah) dan tiara dari bitung sulawesi utara

Klaten(ss), 300-an stater dan 17 kelas mengisi helatan kebut lurus On Throttle GDS Fun Drag Bike yang digeber Jumat (26/10 lalu.

Helatan rutin drag bike dengan format latihan bersama (latber) yang digagas oleh GDS Racing Organiser, tampak mencoba beda dengan tahun-tahun sebelumnya.  Salah satunya adanya peran sponsor On Throttle yang membagikan doorprize 10 unit t-shirt apik, yang diundi buat semua. Mulai penonton,  peserta atau pembalap, kru bahkan termasuk media. Artinya siapapun yang beruntung karena undiannya lolos, berhak doorprize asik tersebut,

tetap banjir stater dan ada dragbiker dari jauh

Ah tak cuma itu. “Dari sisi pembalap, hadir pembalap wanita dari luar Jawa. ini menggembirakan bilang Agung Setiawan, selalu penyelenggara dari GDS Racing Organiser.

Yang dimaksud adalah Tiara asal Bitung Sulwaesi Utara berusia 17 tahun dan Alin Muchi Jayapura . Wuih. Kedua gadis ini tergabung di skuad Monita fans Club (MFC) yang dipimpin Monita Permata Wijaya (MPW) yang juga kelola MPW Racing School.

“Keduanya gabung di kami. Ya ikut pelatihan drag bike. Selain mereka masih ada Mike asal Palembang ada juga Yola yang masih SMP kelas 2,” beber Permadi, ayah Monita yang saat itu juga datang di GDS.

Buat tahu Skuad MFC memang langganan di ikut GDS Fun Drag Bike. Tujuannya sebagai pembelajaran para murid MPW racing School untuk terjun langsung di lintasan. “Sehingga mereka merasakan langsung, membaca detikan lampu start, atur bukaan gas termasuk belajar mengail time bagus,” lanjut Permadi.

skuad gds racing organiser persembahkan yang baru tahun 2018

Nyatanya begitu sih. Baik Tiara maupun Alin mencoba mengeluarkan kemampuan maksimal. berdasar hasil lomba, Tiara yang betot gas pol Kawasaki Ninja milik sang guru Monita berhasil masuk podium 4 kelas sport 2tak standar 150cc. Timenya 08.317.  Lumayan.

Pun di kelas wanita 4tak 150cc. Tiara berhasil ‘nyantol’ podium 2 (09.586). sedangkan Alin bercokol di podium 4 (10.071). Sekali lagi cukup lumayan. Pasalnya baru kali ini mereka turun gelanggang kebut lurus di jawa, dan tak sia-sia datang dari jauh.

Terkait itu Permadi pun berkomantar lagi. “Ini bukti saja bahwa drag biker dari jauh itu lebih greget. Mereka sadar bahwa belajar jauh dari tempat tinggalnya akan sangat rugi bila rugi tak sungguh-sunguh bahkan berprestasi. Di sini tampak faktor niat dan serius, langsung kelihatan ada hasilnya,” yakin Permadi. mantaplah bos…-dewa-