Evaluasi dan Planning Manajemen DTSP & DTM Hadapi 2018…

Jogjakarta(SS)-Rasa syukur pun evaluasi atas capaian prestasi ditahun 2017 sekaligus menyambut tantangan di tahun 2018 diungkapkan oleh pasangan Kiswadi dan Haryani, ayah dan ibu Doni Tata Pradita atas keberhasilan Doni di tahun 2017 ini. Salah satunya terkait prestasi ajang Djarum 76 Trial Game Asphalt dimana diketahui Doni berhasil menjuarai kelas 250cc dan 450cc.

“Doni menyempatkan berbagi sebagai ungkapan syukur atas keberhasilannya ke panti asuhan anak yatim Nurul Huda di Sleman,” terang Haryani, ibunda Doni.

Tak hanya itu, sebuah evaluasi dilakukan. Ini diungkapkan oleh Kiswadi terkait planning tahun 2018. Bahwa akan masih terjunnya Doni tahun 2018, di ajang trial game asphalt.

“Setelah evaluasi, ban salah satu peer nih. Semoga tahun depan kendala ban tak lagi ada. Sedangkan untuk  Doni, saya rasa tinggal mantapkan lagi jadwal latihan fisik dan di motornya saja. Tujuannya supaya lebih siap berkompetisi,” ungkap mas Kis sapaan Kiswadi..

Sedikit menengok kebelakang, pada ajang Djarum 76 trial game asphalt 2017 lalu soal ban ini memang yang disoroti Kiswadi. Karena faktor ban ikut menentukan laju motor.

“Salah satunya ban untuk kondisi hujan atau basah. Kemaren itu kami hanya pakai ban kering. Sehingga untuk menghadapi trek basah akibat hujan, kami lakukan trik sebisa mungkin untuk berkompetisi,” lanjut mas Kis yang menangani langsung setingan motor Yamaha YZ 2016 milik Doni. Yakni trik customize, menghadirkan alur ban di ban yang digunakan.

Tak hanya soal motor yang menjadi bahan evaluasi di tahun depan, Mas Kis pun membeberkan akan konsolidasi ke dalam terkait pengelolaan Doni Tata Sport Plaza (DTSP) dan Doni Tata Motor(DTM). “Merapatkan barisan bagian manajemen bengkel yang sudah loyal terhadap pengelolaan DTSP dan DTM, menambah jumlah mekanik serta ada planning menambah alat computerize untuk menunjang layanan buat konsumen,” yakin mas Kis yang diangguki Haryani.

Sedangkan jasa layanan bengkel di DTSP & DTM termasuk kursus mekanik tetap berlanjut dan malah akan ditingkatkan. “Paling utamanya dalam materi kursusnya di DTM. Ditingkatkan langsung terjun langsung di bengkel,” tutup mas Kis.

kursus mekanik tetap eksis dan akan dtingkatkan dalam materi kurs

..-dewa-