Toyota Crown Royal Saloon 2.0i, 1989, Kenalin Nih Cik Endang…

cik endang memang elegan...

Magelang-Masih inget dengan Mawar, itu tuh Crown Deluxe Merah  yang elegan klasik baca. Toyota Crown Deluxe 1981, Panggil Saya Mawar…Nah yang berwarna abu-abu metalik ternyata teman ngerumpinya Mawar.

koncone nrumpi si mawar…

Yup beneran. Namanya Cik Endang. Dia bertubuh Toyota Crown Royal Saloon 2.0i, kelahiran 1989. Dan memang lebih muda dibandingkan dengan Crown sejenis Mawar yang Deluxe itu.

dari belakang tetap keren

Cik Endang yang biasa disebut Crown Robot, (entah juga kenapa disebut begitu) konon termasuk tak luwes dimodifikasi. Namun itu tak berlaku pada Cik Endang, yang tampak manja dan senang dielus-elus oleh seseorang. Namanya Sonny. Ternyata dialah pasangan hidup, eh, maksudnya owner Cik Endang.

“Saya beri nama itu karena sesuai dengan umurnya dan biar makin cinta saat elus-elus,” senyum Sonny sembari ngelap tubuh Cik Endang.

setingan sepatunya pas banget…

Karena cintanya dengan Cik Endang, Sonny, yang asli Grabag kaki gunung Andong, Magelang itu, tak ingin Cik Endang terlihat biasa saja. Pria berusia 25 tahun dan mengelola bisnis Cafe & Resto ‘Dapoer Glenyahan Rahajoe’,  memake over Cik Endang dengan berkiblat pada Japanesse Stance Car namun dengan gaya Oldschool.  Alasannya simpel, sesuai dengan usia Cik Endang.

Caranya juga simpel namun mengena. Yakni dengan mengkonsep kaki-kaki model static. Memodifikasi ulir suspensi. Yang depan hanya 3 ulir. Begitu pula yang belakang 3 ulir dan press. “Tujuannya agar lips velg nempel masuk fender dengan tambahan spiser tipis 1:1 belakang,” yakin Sonny yang nambahin punya rencana kedepan menanam air suspension agar enak dipandang saat parkir.

interior elegan mewah nih…

Dengan cara itu, Cik Endang yang memakai sepatu Velg Kranze Bazeria R 18′ lebar depan 8 dan  9 belakang serta dibalut ban Achilles 205/35R18 dan 215/40R18 terlihat lebih anggun, elegan serta mewah atau berkelas.

Ukuran lingkar pelek dan ban pun diklaim pas. Karena Sonny ingin Cik Endang look-nya rapih. Seperti ban depan dipilihnya ukuran 205/35R18. Hasilnya aman tak nyentuh fender ketika belok  “Ambles tapi buat jalan itu tetap aman dan enak itu yang susah..Kadang ada yang sampai coak fender. Kalau saya jangan sampai. Sayang orisinalnya,” beber Sonny.

mesin standar injeksi dan sehat…

-spek-Interior: full original-Stir Nardi Torino Classic Wood- Velg:Kranze Bazeria R 18′ lebar 8/9-ban Achilles 205/35R18- 215/40R18-Knalpot:custom stanless-