‘Angin Jawa’ Harry Jaran, Akan Sodorkan Pameran Instalasi Terkait Motor

kreasinya banyak libatkan motor

Apapun yang terkait dengan dunia motor dan mobil, pasti tak akan lepas dari pantauan stangstir.com.  Ini pula yang melandasi  kami untuk melirik seorang perupa, Harry Jaran yang akan menggelar Pameran medio Mei 2017 nanti.

Harry panggilannya, selalu tak berhenti mengeksplor karya seni. Ini dijabarkan oleh dirinya sebagai seorang biker, juga seorang perupa seni yang cinta dengan obyek motor. “Secara konsep saya hanya mencoba  bercerita tentang rahasia tanah Jawa,” buka Harry.

“Sebuah motor itu salah satu produk teknologi. Teknologi adalah pengejawantahan dari sebuah kecerdasan manusia. Kecerdasan ini bisa diakses dengan mudah bila kita lebih dekat mengenal leluhur. Singkatnya ingin pintar, akseslah ilmu leluhurmu. Ambilah ilmunya dan manfaatkanlah buat kehidupan. Ilmu itu banyak di tanah Jawa. Namun memang tidak semua orang bisa mengaksesnya, apalagi bila kita sendiri tidak mengenal leluhur kita lebih dekat,” papar Harry yakin.

Harry mengakui, kreatifitasnya yang seperti tanpa batasan enggak seperti kuota data hape yang terbatas. Diyakini karena akses teknologi yang mudah diaksesnya di tanah Jawa. Satu contoh bila anda melihat unit motor koleksinya, tak hanya seperti motor pajangan. Namun berfungsi sebagai kendaraan yang bisa dipakai riding. Kadang juga tampil nyeleneh.

kita tunggu hasilnya

Seperti Kaisar Ruby KS150 yang tampil moge. Proses modifikasi motor itu banyak memanfaatkan benda sederhana. Pernah terbayang bila nampan stainless, dipasang sebagai tambahan fender motor. Pasti enggak kan. Nah Harry berkreasi sampai ke sana. Padahal dia tak punya skill perbengkelan bro, namun modifikasi seperti itu bisa diwujudkan.

Lalu yang baru sedang dalam proses, ketika dia membuat sepeda yang diberi mesin. Tampak pelek dan ban ban besar bergaya bobber, sudah terancang atau terangkai pada rangka custom. “Sepeda itu saya korbankan. Saya hanya butuh komponen pelek dan ban. Lalu kerangkanya  saya buat manual. Saya enggak punya alat ngerol untuk membuat rangkanya. Semua saya kerjakan dengan alat yang sederhana,” lanjut Harry saat dijumpai di studionya daerah Seturan.

Sebuah mesin 80cc 2 tak ditancapkan pada rangka custom sepeda yang panjangnya 220cm. Harry berujar dia perlu memikirkan tatanan gir sebagai penggerak tenaga dari mesin ke roda belakang. Semua itu katanya sudah ada dalam pikirannya. “Tinggal dituangkan saja. Nanti lihat saja jadinya,” ujar dia sambil ketawa. Diakui style boardtracker memang tertuang di sepeda tersebut namun tak mutlak akan hadir dengan style itu ketika jadi nanti.

Rencananya semua karya Harry baik berupa instalasi yang melibatkan motor atau lainnya, akan dipamerkan, termasuk sejumlah lukisannya pada 20 Mei sampai 12 Juni. Yuk datang, lihat karyanya. Silahkan kritik dan diapresiasi. -ron-

banyak karyanya

 

Baca juga : Kaisar KS150,2007, Begini kalau Seniman Main Motor