Yamaha Scorpio 2008. Dipaksa jadi Honda….

begini kalau dipaksa jadi Honda

Boyolali,stangstir-Kasihan enggak ya? Ah enggak perlu rasa kasihan, kan cuma unit motor Yamaha Scorpio kelahiran 2008. Namun nasibnya memang ngenes. Dipaksa menjelma menjadi motor Honda Dream yang klasik. Tapi tenang saja, walau hasil pemaksaan, tampangnya malah keren kog. Nah pemaksaaan ubah tampang ini, adalah ulah Ngatno yang punya nama komplit Ari Yanto.

Tos,kenalan dulu deh sama Ngatno. Dia ini pengelola bengkel TMT Classic Workshop. yang buka di jalan Tentara Pelajar, Boyolali. “Konsepnya memang dipaksa Honda Dream klasik. Namun ini yang versi sangarnya,” ucap Ngatno enteng.

begini kalau dipaksa jadi Honda

Singkatnya, Scorpio milik Agus ini dipaksa habis-habisan bersolek ala Honda Dream 305. Kata Ngatno ubahannya menyeluruh dan tak gampang. Tantangannya justri lebih banyak dari pada memodifikasi dengan basic Honda Tiger misalnya.

sokbreker dari mono ke stereo
tangki dream 305, warna kelam, misterius

“Rangkanya banyak ubahan. Mesti ubah rake, sampai rangka belakang. Karena Scorpio menganut monosok. Di sini mesti merubah dudukan sokbreker, menjadi sokbreker dobel kiri dan kanan,” aku Ngatno.

Sokbreker Tiger Revo dipasang menopang kaki belakang. Sedangkan penataan body dilakukan dengan menanam tangki replika Honda Dream. Tutup aki dan filter bawah jok ikut Ditanam. Komponen itu dicomot dari Suzuki GT.

knalpot bangga pake Ninja 250
lampu depan replika BSA

Menambah kesan sangar melalui deruman knalpot, dipasang copotan Kawasaki Ninja 250.. Lantas beberapa aksesoris ikut ditanam untuk memperkuat karakter konsep yang dipilih. Termasuk pilihan pengecatan warna body yang rada kelam, kesankan sisi misterius. Pengecatan itu kepada Galih, rekannya di G-Custom, Cepogo Boyolali. Tahu kan, G-Custom terkenal mengarap motor Honda berbaju kuningan yang disukai Jokowi. Gimana rasanya jadi Honda? –woer-

baca juga: Ini Dia Motor Yang Sukses Jadi Viral di Medsos !

spesifikasi:
-tangki                     : replika Honda Dream 305
-tutup aki                 : Suzuki GT185
-spatbor                   : CB125custom
-lampu depan           : replika BSA
-stoplamp                : Suzuki TS125
-sokbreker belakang: Tirev
-pelek                      : Champ 17×2.50, 17×3.50
-ban                        : IRC road Winner 100/80r17,120/70R17
-knalpot                  : kawasaki Ninja
-footstep belakang   : Absolute Revo
-sein                       : honda CB200

TMT Classic Workshop D2871C77