Cafe Racer Surakarta, CRS Day ke-3 akan ke Salatiga

Solo,stangstir – Banyak komunitas pecinta motor custom di Solo. Namun yang punya agenda jalan-jalan dan agenda itu diberi nama khusus, bisa jadi hanya Cafe Racer Surakarta (CRS) . Sebuah komunitas yang membawa life style genre motor balap jadul, punya hari khusus CRS Day.

“Sebuah hari khusus bagi komunitas kami untuk jalan-jalan, ke suatu tempat dengan motor sekalian mencicipi makanan, atau kulineran,” bangga Riki Yakub, pengurus CRS.

Riki, nama ngetopnya mengatakan, agenda ini dibuat berdasar kesepakatan intern warga CRS yang eksis sejak Oktober tahun 2016 lalu. “Jadi kami sebelumnya bertemu, membicarakan mau kemana, mau ngapain di sana, dan sebagainya. Dari kesepakatan bersama itu, CRS day lalu diagendakan sebulan sekali. Biar enggak jenuh,” kata Riki, penunggang Suzuki Thunder 125 yang dimodif cafe racer.

Menurut informasinya, CRS Day pertama sudah dimulai bulan Desember 2016 lalu. Saat itu mereka juga menuju Kemuning. Lantas pada Minggu (29/1) lalu, CRS Day kedua juga mempunyai arah sama ke  daerah Kemuning, karangpandan namun beda lokasi dari kegiatan CRS Day pertama.

“Awalnya kami malah mau berangkat Sabtu (28/1). Rencananya  mau bermalam atau kemping di sana. Minggunya mau mampir ke lokasi wisata di daerah Kemuning. Tapi cuaca sepertinya enggak mendukung. Jadi kami putuskan Minggu. pagi berangkat sore pulang,” lanjut Yova, member CRS yang saat itu hadir.

Katanya nih, setelah CRS Day kedua ini, CRS ketiga bulan depan akan direncanakan turing ke Salatiga atau Saltig. “Mbak Nicole member CRS asal Saltig bersedia jadi tour guide kami ketika nanti ke sana. Mau ikut?,” ajak Riki. kayaknya asik nih. Yuk prepare motor cafe racer mu dari sekarang. Teks/foto:Warrace/dok.